Masak Mi Instan Berujung Ledakan, Anggota Polisi di Bogor Alami Luka Bakar
Ledakan hebat dari tabung gas elpiji mengguncang sebuah rumah di kawasan Perum Bhumi Amalia, Desa Rawakalong, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor, pada Senin pagi (7/7/2025).
Akibat insiden ini, seorang anggota polisi mengalami luka serius dan rumah pun mengalami kerusakan cukup parah.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Suara ledakan yang keras membuat warga sekitar panik dan langsung berhamburan keluar rumah.
Salah satunya adalah Neni, asisten rumah tangga di Blok A14, yang semula mengira suara tersebut berasal dari gempa bumi.
“Saya kira itu suara dari mana. Sempat kaget, deg-degan, dari atas langsung buru-buru turun ke bawah. Kirain gempa. Pas saya buru-buru lihat keluar ternyata sudah hancur semua. Beling-beling berserakan,” ujarnya.
Tak lama setelah ledakan terdengar, Neni juga mengaku mendengar teriakan meminta tolong dari arah rumah yang terkena ledakan. “Kedengaran dari sebelah minta tolong, minta tolong. Jam 07.00 WIB,” katanya.
Tabung Gas Bocor, Motor dan Rumah Rusak
Wakapolsek Gunungsindur, AKP Lukito Sadoto, mengungkapkan bahwa ledakan diduga berasal dari kebocoran tabung elpiji 12 kilogram. Ledakan itu mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bagian rumah dan merusak beberapa kendaraan.
“Jadi pukul 08.30 WIB, berdasarkan informasi dari masyarakat terjadi ledakan dari tabung gas 12 kg. Penyebabnya, diduga ada kebocoran tabung gas 12 kg,” jelas Lukito.
Polisi yang melakukan olah TKP menemukan dampak ledakan yang cukup besar. “Kami olah TKP, jadi ada empat unit motor terdampak ledakan tersebut. Korban dirawat di RSUD Tangsel namun dirujuk ke RS Polri Kramat Jati,” katanya.
Bermula dari Masak Mi
Menurut keterangan polisi, ledakan terjadi saat korban sedang mencoba memasak mi instan. Saat itu, korban yang diketahui sebagai anggota Polri, tengah pulang ke rumah orangtuanya yang sedang berada di Jakarta.
“Korban datang ke rumah orangtua, nah orangtuanya lagi di Jakarta. Dia sedang pulang ke sini. Informasinya korban sedang membuat mi,” ujar Lukito.
Sejumlah barang bukti telah diamankan dari lokasi kejadian, antara lain tabung gas ukuran 12 kg dan selang regulator.
Anggota Polri Alami Luka Bakar Serius
Korban ledakan diketahui berinisial YWU (21), seorang anggota polisi yang berdinas di Polda Metro Jaya. Menurut Lukito, korban mengalami luka bakar yang cukup parah akibat ledakan.
“Korban pulang kerja sehabis lepas dinas, jadi korban anggota Polri yang dinas di Polda Metro Jaya,” kata Wakapolsek.
“Korban mengalami luka bakar 70 persen,” lanjutnya.
Karena luka serius yang diderita, korban awalnya dirawat di RSUD Tangerang Selatan sebelum akhirnya dirujuk ke RS Polri Kramat Jati untuk perawatan lebih lanjut.
Ledakan Hancurkan Dapur, Keramik dan Plafon Rusak
Tak hanya menimbulkan korban luka, ledakan gas elpiji ini juga merusak sejumlah bagian rumah. Dapur menjadi bagian yang paling terdampak. Plafon hampir runtuh, kaca pecah berkeping-keping, dan sebagian besar keramik di area depan rumah terlepas karena dahsyatnya ledakan.
Empat unit sepeda motor yang terparkir juga ikut terpental. Meski begitu, beruntungnya tidak ada api yang muncul sehingga kebakaran berhasil dihindari.
Tabung gas yang meledak diketahui adalah produk Bright Gas ukuran 12 kilogram.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Fakta-fakta Insiden Tabung Gas Meledak di Bogor, Anggota Polisi Jadi Korban, Kondisi Memilukan