Luka Derbi Jadi Bahan Bakar, Persija Pasang Ancaman Serius di Putaran Kedua
Kekalahan dalam laga besar selalu menyisakan luka, tetapi bagi Persija Jakarta, hasil pahit justru menjadi bahan bakar untuk melangkah lebih jauh. Macan Kemayoran menatap putaran kedua Liga 1 2025–2026 dengan kepercayaan diri tinggi, membawa keyakinan bahwa tim ini tengah bergerak ke arah yang lebih solid dan matang.
Bek Persija Jakarta, Jordi Amat, menegaskan bahwa performa tim saat menghadapi Persib Bandung pada 11 Januari 2026 layak mendapat apresiasi, meski hasil akhir tidak berpihak. Menurutnya, seluruh pemain menjawab tekanan laga derbi dengan sikap profesional dan dedikasi penuh di lapangan.
“Hasilnya memang menyakitkan, tetapi saya bangga dengan penampilan kami. Kami memberikan segalanya di laga derbi, bertanding dengan sepenuh hati, dan pantas mendapatkan lebih,” ujar Jordi dalam keterangan resminya.
Ia menilai, permainan Persija menunjukkan perkembangan yang signifikan dibandingkan awal musim, baik dari sisi mental bertanding maupun aspek teknis. Bermain dalam tekanan tinggi khas laga derbi, Persija tetap berani tampil progresif dan tidak ragu menguasai permainan.
Bahkan ketika harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-54, Persija masih mampu mendominasi jalannya laga. Situasi tersebut menjadi bukti bahwa karakter tim perlahan terbentuk, dengan semangat juang yang tidak mudah runtuh oleh keadaan.
“Pastinya ini terus berkembang dan kami akan kembali lebih kuat. Terima kasih atas dukungan kalian, Jakmania,” lanjut Jordi.
Optimisme serupa juga disampaikan oleh Emaxwell Souza. Pemain asal Brasil itu menekankan bahwa satu kekalahan tidak akan mengubah arah perjuangan Persija musim ini. Ia menegaskan fokus tim tetap tertuju pada proses dan target besar yang sudah ditetapkan sejak awal kompetisi.
Maxwell menegaskan bahwa satu kekalahan tidak akan mengubah arah perjuangan tim. Ia menyebut Persija akan terus belajar dari setiap pertandingan, berkembang, dan berupaya kembali lebih kuat, dengan fokus serta tujuan yang tetap sama sepanjang musim.
Dengan keyakinan tersebut, Persija kini bersiap menghadapi rangkaian pertandingan padat di putaran kedua. Jadwal yang menanti memang tidak ringan, namun menjadi momentum bagi Macan Kemayoran untuk membuktikan kapasitas mereka sebagai salah satu tim yang layak diperhitungkan dalam persaingan papan atas Liga 1.
Jadwal Persija Jakarta
Persija Jakarta vs Madura United
23 Januari 2026
Jakarta International Stadium, 19.00 WIB
Persita vs Persija Jakarta
30 Januari 2026
Indomilk Arena, 19.00 WIB
Februari 2026
Persija Jakarta vs Arema FC
8 Februari 2026
Jakarta International Stadium, 19.00 WIB
Bali United vs Persija Jakarta
15 Februari 2026
Stadion Kapten I Wayan Dipta, 19.00 WIB
Persija Jakarta vs PSM Makassar
20 Februari 2026
Jakarta International Stadium, 20.30 WIB
Malut United vs Persija Jakarta
24 Februari 2026
Stadion Kie Raha, 18.30 WIB
Maret 2026
Persija Jakarta vs Borneo FC
3 Maret 2026
Jakarta International Stadium, 20.30 WIB
Persija Jakarta vs Dewa United
8 Maret 2026
Jakarta International Stadium, 20.30 WIB
April 2026
Bhayangkara Presisi Lampung vs Persija Jakarta
5 April 2026
Stadion PKOR Sumpah Pemuda, 15.30 WIB
Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya
11 April 2026
Jakarta International Stadium, 19.00 WIB
PSBS Biak vs Persija Jakarta
18 April 2026
Stadion Maguwoharjo, 19.00 WIB
PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta
22 April 2026
Stadion Maguwoharjo, 19.00 WIB
Persija Jakarta vs Persis Solo
27 April 2026
Jakarta International Stadium, 19.00 WIB
Mei 2026
Persijap Jepara vs Persija Jakarta
4 Mei 2026
Stadion Gelora Bumi Kartini, 19.00 WIB
Persija Jakarta vs Persib Bandung
10 Mei 2026
Jakarta International Stadium, 15.30 WIB
Persik Kediri vs Persija Jakarta
16 Mei 2026
Stadion Brawijaya, 15.30 WIB
Persija Jakarta vs Semen Padang
23 Mei 2026
Jakarta International Stadium