Lowongan Kerja Baru Bermunculan di Era AI, Ini 12 Profesi yang Banyak Dicari Perusahaan

Ilustrasi bekerja.
Ilustrasi bekerja.

Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai mengubah lanskap dunia kerja secara signifikan. Jika dulu banyak orang khawatir teknologi akan menghilangkan lapangan pekerjaan, kini justru semakin banyak lowongan kerja baru yang lahir berkat pesatnya adopsi AI di berbagai sektor industri.

Berbagai perusahaan di dunia saat ini berlomba memanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi bisnis. Dampaknya, kebutuhan tenaga kerja dengan keterampilan baru juga ikut meningkat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, tidak semua posisi yang muncul membutuhkan kemampuan coding tingkat tinggi. Sejumlah lowongan kerja baru bahkan terbuka bagi mereka yang memiliki latar belakang bisnis, komunikasi, pemasaran, hingga hukum.

Bagi Anda yang sedang mencari lowongan kerja, berikut ini 12 profesi baru yang semakin banyak dicari perusahaan di era AI, sebagaimana dirangkum dari Mercor, Jumat, 12 Juni 2026.

1. AI Engineer

AI Engineer menjadi salah satu posisi yang paling diburu perusahaan teknologi maupun nonteknologi. Tugas utamanya adalah mengembangkan, melatih, dan mengimplementasikan sistem AI untuk berbagai kebutuhan bisnis. Profesi ini membutuhkan pemahaman tentang machine learning, pemrograman, serta pengelolaan data dalam skala besar.

2. Agentic AI Engineer

Kemunculan AI agent yang mampu bekerja secara mandiri melahirkan profesi baru bernama Agentic AI Engineer. Mereka bertugas membangun sistem AI yang dapat menjalankan berbagai tugas secara otomatis, mulai dari mengelola data hingga membantu proses pengambilan keputusan di perusahaan.

3. AI Trainer

Meski AI semakin canggih, teknologi ini tetap membutuhkan manusia untuk membantu proses pembelajaran. Karena itu, lowongan kerja AI Trainer semakin banyak dibuka. Posisi ini bertugas melatih model AI, mengevaluasi hasil kerja sistem, serta memperbaiki kualitas respons yang dihasilkan.

4. AI Data Annotator

AI tidak dapat bekerja tanpa data yang berkualitas. Di sinilah peran AI Data Annotator menjadi sangat penting. Tugas mereka adalah memberi label pada gambar, video, teks, atau suara yang nantinya digunakan untuk melatih sistem AI agar mampu mengenali pola dengan lebih akurat.

5. AI Product Manager

Banyak perusahaan kini mencari AI Product Manager untuk mengelola pengembangan produk berbasis kecerdasan buatan. Posisi ini menjadi penghubung antara tim teknologi dan tim bisnis agar produk AI yang dikembangkan mampu menjawab kebutuhan pasar.

6. AI Automation Specialist

Otomatisasi menjadi salah satu tren terbesar dalam transformasi digital. Karena itu, lowongan kerja AI Automation Specialist terus bermunculan. Mereka bertugas merancang alur kerja otomatis menggunakan berbagai teknologi AI sehingga pekerjaan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.

7. Prompt Engineer

Prompt Engineer merupakan salah satu profesi yang lahir langsung dari perkembangan AI generatif. Tugasnya adalah menyusun instruksi atau prompt yang tepat agar AI dapat menghasilkan jawaban, tulisan, gambar, atau analisis sesuai kebutuhan pengguna.

8. AI Content Strategist

Di bidang pemasaran digital, perusahaan mulai membutuhkan AI Content Strategist untuk mengelola produksi konten yang melibatkan teknologi AI. Posisi ini bertanggung jawab menyusun strategi konten sekaligus memastikan hasil yang dibuat AI tetap berkualitas dan relevan bagi audiens.

9. AI Governance Specialist

Semakin luas penggunaan AI membuat perusahaan harus memperhatikan aspek regulasi dan tata kelola teknologi. Karena itu, banyak perusahaan mulai membuka lowongan kerja AI Governance Specialist yang bertugas memastikan penggunaan AI berjalan sesuai aturan dan standar etika.

10. Responsible AI Officer

Profesi ini berfokus pada pengawasan penggunaan AI agar tidak menimbulkan bias, diskriminasi, atau pelanggaran hukum. Kebutuhan terhadap Responsible AI Officer diperkirakan akan terus meningkat seiring hadirnya berbagai regulasi AI di banyak negara.

11. Frontier Business Operator

Frontier Business Operator merupakan profesi baru yang membantu perusahaan mengintegrasikan AI ke dalam aktivitas bisnis sehari-hari. Menariknya, posisi ini tidak selalu membutuhkan latar belakang teknologi sehingga peluangnya cukup terbuka bagi lulusan berbagai jurusan.

12. Teknisi Infrastruktur AI dan Data Center

Pesatnya perkembangan AI membuat kebutuhan pusat data meningkat tajam. Akibatnya, lowongan kerja di bidang infrastruktur AI juga semakin banyak tersedia. Profesi ini mencakup teknisi data center, teknisi jaringan, teknisi listrik, hingga operator infrastruktur yang memastikan sistem AI dapat berjalan dengan baik.

Lowongan Kerja Era AI Tidak Hanya untuk Lulusan Teknologi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Munculnya berbagai lowongan kerja baru di era AI menunjukkan bahwa transformasi digital tidak hanya menciptakan tantangan, tetapi juga peluang karier yang menjanjikan. Selain profesi teknis seperti AI Engineer, banyak posisi lain yang membutuhkan kemampuan komunikasi, manajemen, pemasaran, analisis bisnis, hingga pemahaman regulasi.

Karena itu, meningkatkan keterampilan digital dan memahami dasar-dasar kecerdasan buatan dapat menjadi langkah penting untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.