Dari Fashion hingga Gadget, Ini Produk yang Banyak Dicari Saat Ramadhan

Dari Fashion hingga Gadget, Ini Produk yang Banyak Dicari Saat Ramadhan

Sejumlah produk tercatat menjadi yang paling banyak dicari masyarakat selama Ramadhan, seiring meningkatnya kebutuhan untuk menunjang aktivitas selama bulan puasa hingga menjelang Lebaran.

Head of Business Growth & Operations Lazada Indonesia, Amelia Tediarjo, mengatakan bahwa peningkatan pencarian ini tidak hanya terjadi pada satu jenis produk, melainkan mencakup berbagai kategori yang digunakan dalam keseharian.

“Barang-barang seperti fashion, produk kecantikan, kebutuhan groceries, keperluan masak, dan makanan ini selalu akan dicari lebih banyak,” ujarnya saat acara LazTalks di Jakarta Selatan, Jumat (27/2/2026).

Menurut Amelia, tingginya pencarian pada kategori tersebut berkaitan erat dengan aktivitas yang identik dengan Ramadhan, seperti sahur, berbuka puasa, hingga momen berkumpul bersama keluarga dan teman.

Fashion hingga Groceries Mendominasi

Kategori fesyen menjadi salah satu yang paling banyak diminati karena kebutuhan untuk tampil rapi dan menarik saat menghadiri berbagai kegiatan selama Ramadhan, seperti buka puasa bersama dan silaturahmi.

Selain itu, tradisi membeli pakaian baru menjelang Lebaran juga turut mendorong peningkatan permintaan pada produk fesyen, baik untuk pria, wanita, maupun anak-anak.

Produk kecantikan juga mengalami tren serupa. Banyak konsumen yang memanfaatkan momen Ramadhan untuk merawat diri sekaligus mempersiapkan penampilan menjelang Hari Raya.

Di sisi lain, kebutuhan groceries dan perlengkapan memasak juga meningkat.

Aktivitas sahur dan berbuka puasa yang dilakukan setiap hari membuat bahan makanan, peralatan dapur, hingga kebutuhan personal care menjadi produk yang rutin dicari.

“Karena memang banyak aktivitas seperti sahur, bukber, dan juga kebutuhan selama puasa, maka produk-produk seperti alat makanan dan personal care ini juga sangat dicari,” jelasnya.

Pola Belanja Berubah Seiring Waktu

Meski kebutuhan produk tersebut cenderung konsisten, Amelia menjelaskan bahwa pola belanja masyarakat tetap mengalami perubahan sepanjang Ramadan.

Pada fase awal hingga pertengahan Ramadan, pencarian lebih didominasi oleh kebutuhan sehari-hari seperti makanan, perlengkapan memasak, serta produk perawatan diri.

Namun, memasuki pertengahan hingga akhir Ramadhan, tren mulai bergeser seiring meningkatnya daya beli masyarakat.

“Fasenya ini cukup berbeda, dari persiapan sampai dengan kelar puasa,” kata Amelia.

Ia menambahkan, peningkatan tersebut tidak hanya terlihat dari jumlah transaksi, tetapi juga dari jumlah pembelian per pengguna yang cenderung meningkat.

Elektronik Mulai Dicari Jelang Lebaran

Perubahan pola belanja makin terlihat menjelang Lebaran, terutama setelah pencairan tunjangan hari raya (THR).

Pada periode ini, kategori produk elektronik mulai mengalami peningkatan penjualan, terutama untuk barang bernilai besar seperti televisi dan gadget.

“Kalau sudah di tengah Ramadhan, biasanya THR datang, sehingga ada peningkatan untuk kategori tertentu,” ujarnya.

Momentum THR yang berdekatan dengan periode gajian juga menjadi faktor yang mendorong masyarakat untuk membeli produk dengan harga lebih tinggi.

Hal ini membuat kategori elektronik, seperti televisi dan ponsel, menjadi salah satu yang paling banyak dicari menjelang Hari Raya.

Dengan demikian, meskipun kebutuhan utama selama Ramadhan tetap didominasi oleh produk fesyen, kecantikan, dan bahan makanan, tren belanja masyarakat tetap berkembang mengikuti fase waktu dan kondisi ekonomi.

Perubahan ini menunjukkan bahwa Ramadhan menjadi periode dinamis, di mana kebutuhan konsumen tidak hanya berfokus pada konsumsi harian, tetapi juga meningkat ke pembelian produk bernilai lebih tinggi menjelang Lebaran.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang