Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp77.950 per Kg, Jadi Komoditas Pangan Termahal

Harga cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisional, Harga Cabai dan Bawang Masih Tinggi, Harga Beras Beragam Sesuai Kualitas, Telur Ayam Rp29.800 per Kg, Gula dan Minyak Goreng
Harga cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisional

Harga cabai rawit merah masih menjadi salah satu komoditas pangan dengan harga tertinggi di tingkat pedagang eceran nasional. Berdasarkan data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga cabai rawit merah mencapai Rp77.950 per kilogram (kg).

Sementara itu, harga telur ayam ras tercatat berada di level Rp29.800 per kg. Data tersebut dirilis PIHPS pada Jumat (12/6/2026) pukul 09.40 WIB dan mencerminkan perkembangan harga berbagai kebutuhan pokok di sejumlah daerah di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain cabai rawit merah, sejumlah komoditas hortikultura lainnya juga masih berada pada level yang relatif tinggi, terutama kelompok cabai dan bawang yang menjadi kebutuhan utama masyarakat sehari-hari.

Harga Cabai dan Bawang Masih Tinggi

Berdasarkan data PIHPS, harga bawang merah tercatat sebesar Rp57.300 per kg. Sedangkan bawang putih dijual pada kisaran Rp43.400 per kg.

Untuk kelompok cabai, harga cabai merah besar berada di level Rp60.300 per kg. Sementara cabai merah keriting tercatat Rp58.650 per kg dan cabai rawit hijau mencapai Rp50.500 per kg.

Daftar harga komoditas cabai dan bawang:

  • Cabai rawit merah: Rp77.950 per kg
  • Cabai merah besar: Rp60.300 per kg
  • Cabai merah keriting: Rp58.650 per kg
  • Cabai rawit hijau: Rp50.500 per kg
  • Bawang merah: Rp57.300 per kg
  • Bawang putih: Rp43.400 per kg

Harga cabai rawit merah menjadi yang tertinggi dibandingkan komoditas pangan utama lainnya yang tercatat dalam pemantauan PIHPS.

Harga Beras Beragam Sesuai Kualitas

PIHPS juga mencatat harga beras berdasarkan kategori kualitas yang berbeda. Untuk beras kualitas bawah, harga berkisar antara Rp14.450 hingga Rp14.950 per kg.

Sementara itu, harga beras kualitas medium berada di angka Rp16.000 per kg untuk kedua kategori yang dipantau.

Adapun beras kualitas super masih menjadi jenis beras dengan harga tertinggi di kelompok komoditas beras.

Berikut daftar harga beras nasional:

  • Beras kualitas bawah I: Rp14.950 per kg
  • Beras kualitas bawah II: Rp14.450 per kg
  • Beras kualitas medium I: Rp16.000 per kg
  • Beras kualitas medium II: Rp16.000 per kg
  • Beras kualitas super I: Rp17.050 per kg
  • Beras kualitas super II: Rp16.550 per kg

Data tersebut menunjukkan harga beras nasional masih berada dalam rentang yang relatif stabil di berbagai kategori kualitas.

Telur Ayam Rp29.800 per Kg

Untuk sumber protein hewani, harga telur ayam ras tercatat sebesar Rp29.800 per kg.

Sementara itu, harga daging ayam ras segar berada di level Rp36.000 per kg. Adapun harga daging sapi masih bertahan pada kisaran di atas Rp130.000 per kg.

Daftar harga produk protein hewani:

  • Telur ayam ras: Rp29.800 per kg
  • Daging ayam ras segar: Rp36.000 per kg
  • Daging sapi kualitas I: Rp139.900 per kg
  • Daging sapi kualitas II: Rp131.350 per kg

Harga daging sapi kualitas I menjadi salah satu komoditas pangan dengan nilai tertinggi dalam pemantauan nasional.

Gula dan Minyak Goreng

Untuk kelompok kebutuhan pokok lainnya, harga gula pasir premium tercatat sebesar Rp20.850 per kg. Sedangkan gula pasir lokal berada pada level Rp19.600 per kg.

Sementara itu, harga minyak goreng curah dan kemasan masih berada di atas Rp20.000 per liter.

Berikut rinciannya:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • Gula pasir premium: Rp20.850 per kg
  • Gula pasir lokal: Rp19.600 per kg
  • Minyak goreng curah: Rp20.350 per liter
  • Minyak goreng kemasan bermerek I: Rp24.800 per liter
  • Minyak goreng kemasan bermerek II: Rp24.250 per liter

Data PIHPS menunjukkan cabai rawit merah masih menjadi komoditas dengan harga paling tinggi di antara kelompok hortikultura yang dipantau. Sementara harga telur ayam ras berada di kisaran Rp29.800 per kg dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya relatif stabil di tingkat pedagang eceran nasional. (Ant)