Kisah 5 Atlet Indonesia yang Putuskan Jadi Mualaf
Perjalanan spiritual setiap orang selalu memiliki cerita yang berbeda. Tak terkecuali sejumlah atlet Indonesia yang memutuskan menjadi mualaf dan menemukan babak baru dalam hidup mereka.
Keputusan mengucapkan dua kalimat syahadat bukan hanya mengubah keyakinan, tetapi juga membawa ketenangan, kebahagiaan, dan arah hidup baru bagi para atlet ini. Menariknya, beberapa di antaranya bahkan mengaku telah lama tertarik dengan Islam sebelum akhirnya mantap memeluk agama tersebut.
1. Maria Febe Kusumastuti
Mantan pebulu tangkis nasional ini memutuskan menjadi mualaf pada 2017, setahun setelah pensiun dari dunia bulutangkis profesional.
Perempuan yang kini dikenal dengan nama Aisyah Febe itu mengaku sudah memiliki keinginan memeluk Islam sejak masih kecil. Ia merasa damai setiap kali mendengar suara azan, namun baru berani mengambil keputusan besar tersebut saat dewasa.
Kini, Febe menjalani kehidupan baru yang menurutnya lebih tenang dan penuh makna.
2. Lindswell Kwok
Nama Lindswell Kwok pernah menjadi ikon wushu Indonesia. Peraih medali emas Asian Games 2018 itu resmi memeluk Islam pada tahun yang sama.
Keputusan tersebut sempat menjadi perbincangan karena dikaitkan dengan hubungannya bersama sesama atlet wushu, Achmad Hulaefi. Namun Lindswell menegaskan bahwa ketertarikannya terhadap Islam sudah tumbuh sejak 2015.
Setelah menjadi mualaf, Lindswell mantap mengenakan hijab dan membangun keluarga bersama Hulaefi. Kehidupan barunya pun kerap mendapat apresiasi dari publik.
3. Cristian Gonzales
Legenda sepak bola Indonesia asal Uruguay ini memutuskan menjadi mualaf pada 9 Oktober 2003 sebelum menikahi Eva Siregar.
Usai memeluk Islam, Gonzales mengubah namanya menjadi Mustafa Habibi. Kariernya di lapangan justru semakin bersinar dengan sederet gelar top skor Liga Indonesia.
Salah satu ciri khas Gonzales yang masih diingat hingga kini adalah selebrasi sujud syukur setiap kali mencetak gol.
4. Diego Michiels
Kisah Diego Michiels menjadi salah satu yang paling menarik. Pemain naturalisasi Indonesia itu memutuskan menjadi mualaf pada 2013 saat menghadapi masa sulit dalam hidupnya.
Kala itu Diego tengah tersandung kasus hukum dan menjalani masa tahanan. Menjelang persidangan, ia mengucapkan syahadat dan memeluk Islam.
Sejak saat itu, Diego yang memiliki nama lengkap Diego Muhammad bin Robbie Michiels menjalani kehidupan baru dan tetap aktif di dunia sepak bola Indonesia.
5. Markus Horison
Mantan kiper Timnas Indonesia ini memeluk Islam pada 2004 dan kemudian menggunakan nama Markus Haris Maulana.
Markus menjadi salah satu sosok yang cukup terbuka mengenai perjalanan spiritualnya. Kini ia menjalani kehidupan bersama keluarganya dan kerap membagikan aktivitas keseharian melalui media sosial.
Kisah para atlet tersebut membuktikan bahwa hidayah bisa datang kepada siapa saja. Di balik prestasi yang mereka raih di dunia olahraga, terdapat perjalanan spiritual yang mengubah hidup dan memberi makna baru dalam keseharian mereka.