Harga Pertamax Melonjak, Pengguna Mobil Listrik Hemat Rp1,2 Juta Sebulan
Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026 tidak hanya berdampak pada pengeluaran pemilik mobil berbahan bakar bensin. Di sisi lain, kondisi ini juga membuat biaya operasional kendaraan listrik semakin menarik untuk diperhitungkan.
Selama beberapa tahun terakhir, salah satu keunggulan utama mobil listrik adalah biaya energi yang lebih rendah dibanding mobil bermesin konvensional. Ketika harga BBM meningkat, selisih biaya penggunaan harian antara kedua jenis kendaraan tersebut pun semakin melebar.
Dari penelusuran VIVA Otomotif, Rabu 10 Juni 2026, pengguna kendaraan di Jakarta umumnya menempuh perjalanan sekitar 40 kilometer per hari untuk aktivitas rumah-kantor dan berbagai keperluan lainnya.
Pada mobil bensin berkapasitas 1.500 cc seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, atau Honda BR-V dengan konsumsi rata-rata sekitar 10 kilometer per liter, perjalanan 40 kilometer membutuhkan sekitar 4 liter bensin. Dengan harga Pertamax terbaru Rp16.250 per liter, biaya bahan bakar yang harus dikeluarkan mencapai sekitar Rp65.000 per hari.
Sementara itu, mobil listrik kompak seperti BYD Dolphin, Wuling Cloud EV, MG4 EV, atau Aion Y umumnya memiliki konsumsi energi sekitar 13 hingga 15 kWh per 100 kilometer. Untuk perjalanan 40 kilometer, kebutuhan listriknya berkisar 5 hingga 6 kWh.
Jika pengisian dilakukan di rumah dengan tarif listrik rumah tangga nonsubsidi sekitar Rp1.699 per kWh, biaya energi yang dibutuhkan hanya sekitar Rp8.500 hingga Rp10.200 per hari. Artinya, terdapat selisih pengeluaran harian sekitar Rp55 ribu dibanding penggunaan mobil bensin dengan jarak tempuh yang sama.
Dalam sebulan kerja yang terdiri dari 22 hari, pengguna mobil bensin dapat menghabiskan sekitar Rp1,43 juta hanya untuk membeli BBM. Sebaliknya, pengguna mobil listrik hanya membutuhkan sekitar Rp187 ribu hingga Rp224 ribu untuk pengisian daya di rumah. Dengan kata lain, selisih biaya energi bulanan antara keduanya kini bisa mencapai lebih dari Rp1,2 juta.
Perbedaan tersebut menjadi semakin besar pada kendaraan berukuran lebih besar. SUV bensin yang rata-rata mengonsumsi satu liter bahan bakar untuk 6 hingga 8 kilometer dapat menghabiskan biaya lebih dari Rp80 ribu per hari untuk menempuh jarak 40 kilometer. Sebaliknya, mobil listrik berukuran serupa umumnya masih membutuhkan biaya listrik kurang dari Rp15 ribu per hari jika diisi daya di rumah.
Meski demikian, biaya energi bukan satu-satunya faktor yang perlu dipertimbangkan konsumen. Harga beli kendaraan, ketersediaan fasilitas pengisian daya, pola penggunaan harian, hingga nilai jual kembali juga menjadi aspek penting sebelum memutuskan beralih ke mobil listrik.