Istana: Fundamental Ekonomi Indonesia dari Sisi Perbankan Sangat Kuat

Mensesneg Prasetyo Hadi di Wisma Danantara
Mensesneg Prasetyo Hadi di Wisma Danantara

 Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI, Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia dari sisi perbankan sangat kuat. 

Hal itu disampaikan usai bertemu dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan sejumlah direktur utama (dirut) Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alhamdulillah sebagaimana tadi sudah disampaikan bahwa betul-betul sesungguhnya fundamental ekonomi kita dari sisi perbankan juga sangat kuat," kata Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada Selasa, 9 Juni 2026.

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Danantara, Himbara, Taspen, BPJS Ketenagakerjaan hingga para pelaku usaha karena terus berkoordinasi. Tujuannya, kata Prasetyo, untuk mengatasi permasalahan ekonomi di Indonesia.

"Terus berkoordinasi, terus saling berdiskusi untuk sekali lagi kita bekerja keras untuk bisa mengatasi permasalahan ekonomi sebagaimana yang kita harapkan bersama-sama," kata Prasetyo.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan telah berkoordinasi dengan Danantara, BPJS Ketenagakerjaan, PT Taspen hingga Bank Himpunan Bank Negara (Himbara) untuk melakukan buyback atau membeli kembali saham-saham bank Himbara.

Menurut dia, hal itu merupakan salah satu hasil evaluasi dari situasi perbankan yang saat ini terjadi. Dia mengatakan sebetulnya kondisi perbankan saat ini perkembangannya sangat bagus.

"Mungkin saham-saham yang pada saat ini bagus dan kemudian bisa dibeli kembali," kata Dasco.

Kemudian, Dirut BNI Putrama Wahju Setyawan menjelaskan bahwa secara fundamental, kinerja Himbara saat ini sedang dalam kondisi terbaik.

Sebagai gambaran, menurut dia, pertumbuhan kredit rata-rata di Himbara tumbuh di kisaran 20 persen. Kemudian juga dana pihak ketiga tumbuh di kisaran 20-30 persen.

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemudian juga likuiditas terjaga dengan sangat baik, LDR (loan to deposit ratio) ada di kisaran 88 persen sampai dengan 90 persen," katanya.

Atas hal itu, dia menyampaikan saat ini kinerja Himbara secara fundamental sangat bagus sehingga tidak perlu ada kekhawatiran dan keraguan terhadap kondisi fundamental di bursa.