Tips Mudah Merawat Motor Listrik Agar Komponen Awet
Perawatan sepeda motor listrik kerap dianggap lebih sederhana dibanding motor berbahan bakar bensin.
Kendati tidak memerlukan penggantian oli maupun cairan lainnya secara sering, pengguna tetap perlu memperhatikan sejumlah hal agar komponen utama kendaraan tetap awet.
Owner Bengkel Sepeda Motor Listrik DyVolt EV Shop, Adi Siswanto, mengatakan, sebagian besar kerusakan yang ditemui di bengkel sebenarnya dapat diminimalkan melalui penggunaan dan perawatan yang tepat sejak awal.
Servis Motor Listrik
Menurut dia, perhatian terhadap kondisi baterai, sistem kelistrikan, hingga cara penyimpanan kendaraan berpengaruh terhadap usia pakai motor listrik.
“Perawatan yang baik akan membantu memperpanjang umur motor listrik dan menjaga kinerjanya tetap optimal,” kata Adi kepada Kompas.com di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (7/6/2026).
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah proses pengisian daya baterai.
Adi mengingatkan pengguna untuk menghindari kebiasaan mengisi daya terlalu lama atau overcharging karena dapat memengaruhi kesehatan baterai dalam jangka panjang.
Selain itu, baterai juga sebaiknya segera diisi ulang usai digunakan. Kebiasaan membiarkan kapasitas baterai terlalu rendah dalam waktu lama berpotensi mempercepat penurunan performa, terutama pada motor listrik yang jarang dipakai.
Penyimpanan kendaraan juga tidak kalah penting. Adi menyarankan motor listrik disimpan di tempat yang kering dan terlindung dari cuaca ekstrem.
Paparan panas maupun kelembapan berlebih dalam waktu lama dapat memengaruhi kondisi baterai dan komponen kelistrikan.
“Kalau memungkinkan, hindari menyimpan kendaraan di tempat yang terlalu panas atau terlalu lembap,” ujarnya.
Servis Motor Listrik
Bagi pemilik yang tidak menggunakan motor listrik dalam waktu cukup lama, Adi menyarankan untuk mencabut soket baterai atau mematikan MCB (Miniature Circuit Breaker).
Langkah ini bertujuan mengurangi konsumsi daya saat kendaraan tidak digunakan serta membantu menjaga kondisi baterai.
Perawatan juga perlu diperhatikan saat mencuci kendaraan. Menurut Adi, pengguna sebaiknya menghindari penggunaan semprotan air bertekanan tinggi atau steam karena berisiko mendorong air masuk ke area kelistrikan.
Meski beberapa komponen telah dirancang tahan terhadap percikan air, tekanan yang terlalu besar tetap dapat meningkatkan risiko korosi maupun gangguan pada konektor dan sistem kelistrikan.
Selain perawatan harian, pemeriksaan berkala di bengkel juga dianjurkan untuk memastikan kondisi motor penggerak, baterai, dan sistem kelistrikan tetap dalam kondisi baik.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang