Kriket Indonesia Raih 3 Penghargaan Regional ICC Development Awards

Kriket, Cricket, Persatuan Cricket Indonesia, kriket Indonesia, Kriket Indonesia Raih 3 Penghargaan Regional ICC Development Awards

Kriket Indonesia menorehkan prestasi bersejarah setelah menjadi juara dalam tiga kategori regional pada ICC Development Awards 2025.

Selain itu, Kriket Indonesia juga melaju ke empat kategori penghargaan tingkat global.

Dalam pengumuman resmi yang dirilis ICC (International Cricket Council), Indonesia menjadi salah satu negara dengan performa paling menonjol di kawasan East Asia-Pacific (EAP). 

Secara keseluruhan, ICC menetapkan para juara regional dari enam kategori utama untuk kemudian bersaing pada tingkat global. Pemenangnya akan diumumkan pada Juli 2026.

Indonesia tampil sebagai juara kawasan East Asia-Pacific dalam tiga kategori, yaitu ICC Development Initiative of the Year, ICC Associate Member Men’s Team Performance of the Year, dan ICC Cricket 4 Good Social Impact Initiative of the Year. 

Selain itu, Indonesia juga masuk dalam daftar pendek global untuk kategori ICC x Rexona criiio Cricket Festival of the Year.

Dengan tiga gelar juara regional dan satu kategori Global Shortlist, Indonesia menjadi salah satu negara paling sukses pada ICC Development Awards 2025. 

Bersama UAE, Indonesia mencatat jumlah representasi global terbanyak dibandingkan negara-negara anggota ICC lainnya tahun ini dalam penghargaan pengembangan kriket yang diselenggarakan oleh ICC.

Chairman ICC, Jay Shah, dalam pernyataan resminya menyampaikan bahwa ICC Development Awards merupakan bentuk apresiasi terhadap kontribusi luar biasa para anggota ICC dalam mengembangkan kriket di seluruh dunia. 

“Penghargaan ini menyoroti berbagai program luar biasa yang dijalankan oleh anggota ICC untuk memperluas jangkauan cricket, menciptakan peluang baru, dan menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Para pemenang tahun ini menunjukkan inovasi, ambisi, inklusivitas, serta komitmen yang kuat dalam mengembangkan permainan di berbagai belahan dunia,” ujar Jay Shah.

Keberhasilan Indonesia mencerminkan perkembangan signifikan kriket nasional dalam beberapa tahun terakhir.

Berbagai program pengembangan akar rumput, peningkatan partisipasi perempuan, perluasan kompetisi nasional, inovasi digital, program sosial berbasis masyarakat, serta peningkatan prestasi tim nasional telah menjadi bagian dari transformasi yang kini mendapat pengakuan internasional.

Hasil Kerja Kolektif

Ketua Umum Persatuan Cricket Indonesia (PCI), Abhiram Singh Yadav, mengatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh ekosistem kriket Indonesia. 

“Beberapa tahun lalu, sulit membayangkan Indonesia dapat berdiri sejajar dengan negara-negara pengembang cricket terbaik dunia. Hari ini, melalui kerja keras seluruh komunitas cricket Indonesia, kita berhasil menjadi juara regional dan melangkah ke tingkat global. Ini adalah pencapaian seluruh bangsa, bukan hanya organisasi,” kata Abhiram.

“Menjadi juara di tingkat regional adalah kehormatan besar. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana momentum ini mendorong kami untuk terus membangun fondasi yang lebih kuat, lebih profesional, dan lebih berkelanjutan bagi generasi Cricket Indonesia berikutnya."

"Pengakuan internasional ini menjadi motivasi untuk terus bekerja lebih keras demi mewujudkan visi menjadikan Indonesia sebagai salah satu kekuatan Cricket yang diperhitungkan di kawasan dan dunia,” tambahnya.

Sekretaris Jenderal PCI, Albert W. Tangkudung, menilai pencapaian tersebut menjadi validasi atas arah pembangunan yang telah dijalankan PCI selama beberapa tahun terakhir. 

“Empat representasi global ini menunjukkan bahwa program-program yang dijalankan Cricket Indonesia mendapat pengakuan dunia."

Dorongan untuk Pembinaan

"Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus memperkuat pembinaan atlet, kompetisi nasional, pengembangan cricket perempuan dan junior, program sosial, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di dalam dan luar negeri,” kata Albert.

ICC Development Awards pertama kali diselenggarakan pada tahun 2002 untuk memberikan penghargaan kepada anggota ICC yang menunjukkan inovasi dan dampak nyata dalam pengembangan Cricket. 

Para juara regional dari seluruh dunia kini akan dinilai oleh panel independen yang terdiri dari mantan pemain internasional, perwakilan ICC, media, dan mitra resmi ICC untuk menentukan para pemenang global yang akan diumumkan pada Juli mendatang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang