Top 10+ Lauk Pendamping Khas Indonesia Terbaik Versi TasteAtlas, Ada Favoritmu?
Indonesia kembali mendapat sorotan dari platform kuliner internasional TasteAtlas.
Dalam daftar Top Indonesian Side Dishes yang diperbarui pada 2026, sejumlah lauk pendamping khas Nusantara berhasil masuk jajaran terbaik berdasarkan penilaian komunitas pengguna TasteAtlas.
Daftar ini menunjukkan betapa kayanya kuliner Indonesia, bukan hanya pada hidangan utama, tetapi juga aneka lauk dan pelengkap yang membuat cita rasa makanan semakin istimewa.
Perlu diingat, pemeringkatan TasteAtlas didasarkan pada penilaian pengguna yang telah diverifikasi melalui sistem mereka dan bukan merupakan kesimpulan mutlak tentang kualitas kuliner suatu negara.
Berikut 10 lauk pendamping khas Indonesia dengan peringkat tertinggi versi TasteAtlas.
1. Perkedel
Resep perkedel kentang yang lembut, renyah, dan tidak hancur.
Menempati posisi pertama, perkedel menjadi lauk pendamping Indonesia dengan skor tertinggi dalam daftar TasteAtlas. Hidangan ini umumnya dibuat dari kentang yang dihaluskan lalu digoreng hingga berwarna keemasan.
Dalam beberapa variasi, perkedel juga dapat dibuat dari jagung, ikan, atau daging cincang.
Perkedel sering disajikan bersama soto ayam, nasi kuning, maupun berbagai menu rumahan lainnya.
2. Tempe Mendoan

Kuliner khas Purwokerto ini berada di posisi kedua. Tempe mendoan dikenal karena teksturnya yang unik, yakni bagian luar yang lembut dengan lapisan tepung berbumbu yang digoreng setengah matang.
Biasanya tempe mendoan disantap bersama sambal atau kecap manis sebagai camilan maupun lauk pendamping.
3. Nasi Kuning
Cara masak nasi kuning secara praktis, bisa menggunakan rice cooker.
Meski sering dianggap hidangan utama, TasteAtlas memasukkan nasi kuning ke dalam kategori lauk pendamping atau pelengkap makanan.
Nasi yang dimasak dengan santan dan kunyit ini dikenal memiliki aroma harum dan warna kuning yang khas.
Nasi kuning lazim disajikan bersama aneka lauk seperti ayam goreng, telur, tempe, hingga sambal.
4. Sambal
Ilustrasi sambal bajak
Tak lengkap rasanya membahas kuliner Indonesia tanpa sambal. Bumbu pedas berbahan dasar cabai ini menjadi salah satu pelengkap paling populer di Indonesia.
Setiap daerah memiliki versi sambal yang berbeda, mulai dari sambal terasi, sambal bawang, hingga sambal ijo.
5. Tempe Goreng
Hidangan pelengkap orem-orem agar semakin nikmat, mendol dan tempe goreng.
Tempe goreng juga masuk lima besar dalam daftar tersebut. Lauk sederhana berbahan tempe fermentasi kedelai ini dikenal memiliki rasa gurih serta tekstur renyah di bagian luar.
Tempe goreng menjadi salah satu menu yang sangat mudah ditemukan di berbagai daerah Indonesia.
6. Sambal Matah
Meski bahannya sama, cara membuat sambal matah khas Bali bisa berbeda-beda. Baik dari segi jumlah bahan maupun cara membuatnya.
Kuliner khas Bali ini menempati posisi berikutnya. Berbeda dari sambal pada umumnya, sambal matah dibuat dari campuran bahan mentah seperti bawang merah, cabai, serai, minyak, dan perasan jeruk nipis.
Rasa segar dan pedasnya membuat sambal matah cocok dipadukan dengan ayam, ikan, maupun seafood.
7. Krupuk
Salah satu kuliner Jawa timur, lontong mie kombinasi lontong, mie, petis khas, tahu, lento, dan kuah gurih, disempurnakan dengan tauge dan kerupuk.
Krupuk menjadi salah satu pelengkap yang paling sering hadir di meja makan masyarakat Indonesia. Makanan renyah ini dibuat dari campuran tepung dan berbagai bahan tambahan yang memberikan cita rasa khas.
Selain menjadi camilan, krupuk juga kerap disajikan sebagai pelengkap berbagai hidangan tradisional.
8. Krupuk Udang
Ilustrasi kerupuk udang kwanyar bangkalan dari Desa Kwanyar, Bangkalan, Madura.
Masih dari keluarga krupuk, varian udang berhasil masuk dalam 10 besar. Krupuk udang dibuat dari campuran udang, tepung tapioka, bawang putih, dan bumbu lainnya sebelum dikeringkan dan digoreng.
Rasa gurih udangnya membuat jenis krupuk ini sangat populer sebagai teman makan nasi goreng maupun soto.
9. Nasi Timbel
Hidangan khas Sunda ini terkenal dengan penyajian nasi hangat yang dibungkus daun pisang. Aroma daun pisang memberikan cita rasa khas yang menjadi daya tarik utama nasi timbel.
Biasanya nasi timbel disajikan bersama ayam goreng, tahu, tempe, sambal, dan lalapan.
10. Tumis Kangkung
Cah kangkung hijau, renyah, dan tidak lembek banyak digemari karena lebih nikmat disantap.
Menutup daftar 10 besar adalah tumis kangkung. Sayuran yang dimasak dengan bawang, cabai, dan berbagai bumbu sederhana ini menjadi salah satu lauk pendamping favorit masyarakat Indonesia.
Selain lezat, tumis kangkung juga dikenal mudah dibuat dan cocok dipadukan dengan berbagai hidangan Nusantara.
Masuknya berbagai lauk pendamping khas Indonesia dalam daftar TasteAtlas menunjukkan bahwa kekayaan kuliner Nusantara tidak hanya terletak pada makanan utama seperti rendang atau sate. Aneka pelengkap seperti perkedel, tempe mendoan, sambal, hingga krupuk juga berhasil menarik perhatian penikmat kuliner dunia.
Meski demikian, TasteAtlas sendiri menegaskan bahwa daftar peringkat mereka bertujuan untuk memperkenalkan makanan tradisional kepada publik global dan bukan sebagai penilaian final terhadap kualitas suatu kuliner.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang