HKTI: Program MBG Bisa Buka Lapangan Kerja hingga Dongkrak Kesejahteraan Petani

Suasana dapur MBG di Brebes saat akan menyiapkan untuk disalurkan ke sekolah
Suasana dapur MBG di Brebes saat akan menyiapkan untuk disalurkan ke sekolah

Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menilai, program Makan Bergizi Gratis (MBG) bakal membantu pemenuhan gizi masyarakat, mendorong perputaran ekonomi lokal, serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Ketua Harian HKTI, Bachtiar Utomo mengatakan, MBG merupakan program yang memiliki dampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM), sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Program MBG sangat baik untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak sekolah, mendukung ibu hamil dan balita sehingga dapat membantu menekan angka stunting, serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” kata Bachtiar dalam keterangannya, Jumat, 5 Juni 2026.

Ketua Harian HKTI, Bachtiar Utomo

Menurutnya, kebutuhan bahan pangan yang besar untuk mendukung pelaksanaan MBG, turut meningkatkan serapan hasil pertanian, peternakan, dan perikanan. Kondisi ini membuka peluang pasar yang lebih luas bagi petani dan pelaku usaha pangan lokal.

“Semakin tinggi kebutuhan pangan untuk program MBG, semakin besar pula hasil produksi petani yang terserap. Dampaknya tentu sangat positif terhadap pendapatan dan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Selain meningkatkan serapan hasil pertanian, program MBG juga berpotensi menciptakan lapangan kerja baru di berbagai daerah.

Kebutuhan tenaga kerja dalam proses penyediaan bahan pangan, pengolahan makanan, distribusi, hingga operasional dapur menjadi peluang ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.

Kemudian, program ini juga memberikan dampak berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah, karena melibatkan petani, peternak, nelayan, UMKM, hingga pelaku usaha jasa dalam rantai pasok pangan nasional.

“Program ini tidak hanya memberikan makanan bergizi kepada masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah. Ada petani yang hasil panennya terserap, UMKM yang berkembang, dan lapangan kerja yang tercipta,” ujar Bachtiar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

HKTI meyakini, program MBG dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun generasi Indonesia yang sehat dan kuat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dan perekonomian daerah.

“Ini adalah investasi jangka panjang bagi bangsa. Anak-anak mendapatkan gizi yang baik, petani semakin sejahtera, ekonomi daerah bergerak, dan pada akhirnya ketahanan pangan nasional semakin kuat,” ujarnya.