Ketua Fraksi Golkar Desak BGN Evaluasi Menyeluruh Program MBG: Jangan Asal-asalan
Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI M. Sarmuji menyatakan dukungan penuh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Namun demikian, ia menegaskan bahwa pelaksanaan program tersebut masih menyimpan sejumlah persoalan serius yang harus segera dituntaskan oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
“Program MBG adalah program yang baik dan mulia. Niatnya benar, tujuannya jelas, dan manfaatnya bagi generasi muda sangat besar jika dijalankan dengan benar. Justru karena itu, kita tidak boleh membiarkan pelaksanaannya berjalan asal-asalan,” kata Sarmuji, Jumat, 5 Juni 2026.
Sarmuji menyoroti adanya praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mencederai semangat program ini. Ia mendesak BGN untuk memberikan jaminan tegas bahwa penunjukan dan pengelolaan titik SPPG dilakukan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik transaksional.
“BGN harus bisa menjamin kepada publik bahwa tidak ada jual beli titik SPPG. Jika praktik ini dibiarkan, yang dirugikan bukan hanya keuangan negara, tapi juga anak-anak yang seharusnya mendapat manfaat langsung dari program ini,” tegasnya.
Sarmuji, yang juga Sekretaris Jenderal Partai Golkar, menyoroti pula banyaknya laporan dan konten media sosial yang menampilkan kondisi makanan MBG yang tidak layak, misalnya porsi yang kurang, kualitas gizi yang diragukan, hingga kondisi penyajian yang tidak memenuhi standar. Ia menilai respons perbaikan dari pihak terkait berjalan terlalu lamban.
“Hak siswa atas makanan bergizi yang layak tidak boleh dikurangi sedikit pun. Kita sudah melihat banyak sekali konten yang beredar di media sosial, menampilkan makanan yang jauh dari kata layak. Ini bukan isu kecil. Ini menyangkut kepercayaan publik terhadap program Presiden,” kata Sarmuji.
Lebih lanjut, Sarmuji mendorong BGN untuk tidak ragu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme penyaluran MBG apabila permasalahan yang ada tidak kunjung membaik.
“Perlu evaluasi menyeluruh agar kita bisa memastikan bahwa setiap rupiah yang dianggarkan benar-benar sampai ke piring anak-anak kita, bukan terserap di tengah jalan. Evaluasi harus dilakukan—terhadap cara penyaluran, terhadap sistem pengawasan, terhadap seluruh rantai pelaksanaannya. Tujuannya satu: agar program ini benar-benar tepat sasaran, efektif, efisien, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi siswa, sesuai harapan Presiden Prabowo,” ungkap Sarmuji.
Fraksi Partai Golkar DPR RI menyatakan akan terus mengawal pelaksanaan Program MBG dan mendorong BGN untuk segera mengambil langkah-langkah perbaikan yang konkret dan terukur.