Komitmen Changan di Pasar RI, Siap Buka Lapangan Kerja Baru
Merek otomotif asal Tiongkok, Changan resmi mulai menjual lini kendaraannya di Indonesia pada Gaikindo Jakarta Auto Week atau GJAW 2025.
Changan memasarkan kendaraannya di bawah bendera Indomobil Group. Selain komitmen perakitan lokal, manufaktur ini juga berniat membuka lapangan pekerjaan baru buat pekerja dalam negeri.
“Dalam waktu tiga tahun, (akan ada) 1.000 (lapangan) pekerjaan lokal dan kami memperkuat lokalisasi sumber daya manusia di Indonesia,” kata Zhou Qing, Vice President Changan South East Asia Business Unit di Jakarta, Rabu (17/11).
Qing menjelaskan Indonesia menjadi salah satu pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara dan merupakan basis penting dalam hal produksi dan ekspor.

Oleh karena itu pihaknya telah memiliki rencana jangka panjang untuk berkiprah di Indonesia, sekaligus membantu mempercepat adopsi kendaraan listrik.
Selain membuka lapangan pekerjaan lokal, Changan disebut berniat membangun pusat Research and Development (RND) khusus wilayah Asia Tenggara di masa mendatang.
Ini nantinya juga turut digunakan buat mendukung perkembangan lini kendaraan Changan di Indonesia.
Di samping itu Qing menegaskan rencana Changan mendirikan lebih dari 20 diler di Indonesia diharapkan bisa tercapai pada 2026.
“Fokus kita masih di kota besar seperti Jakarta, Sumatera dan Kalimantan. Targetnya jaringan kami 100 outlet per 2030,” tegas Qing.
Bicara soal perakitan lokal, tampaknya Changan memanfaatkan fasilitas milik Indomobil Group.
Diketahui lini kendaraan Changan masuk Indonesia tanpa skema Completely Built Up (CBU) atau impor utuh.
Seluruh unit yang dikirim ke konsumen rencananya berstatus Completely Knocked Down (CKD) alias rakitan lokal.

“Kami akan membangun posisi Changan (sebagai merek) premium dan menciptakan citra baru,” ucap Qing.
Sebagai informasi, Changan akan memasarkan dua model kendaraan listrik di Indonesia. Model pertama adalah Electric Vehicle (EV) mungil Lumin.
Satunya lagi ialah SUV crossover Deepal S07. Model ini menggunakan basis yang sama dengan Mazda EZ-60, kabarnya akan dibawa oleh PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) pada 2026.