Kloter Perdana Jamaah Haji Riau Mendarat di Indonesia, 443 Jamaah Tiba Selamat dari Jeddah
Kabar gembira datang bagi keluarga jamaah haji asal Provinsi Riau. Jamaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BTH 03 atau kloter pertama asal Riau telah tiba kembali di Tanah Air setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi.
Kedatangan jamaah berlangsung melalui Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau, setelah sebelumnya bertolak dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Seluruh jamaah dan petugas haji yang tergabung dalam kloter tersebut dilaporkan tiba dengan selamat.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Riau, Defizon, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses pemulangan jamaah haji kloter pertama asal Riau tersebut.
“Alhamdulillah, jamaah haji pertama Provinsi Riau yang tergabung dalam Kloter BTH 03 telah tiba dengan selamat di Tanah Air. Meskipun terjadi penyesuaian jadwal penerbangan,” kata Defizon dalam keterangan yang diterima di Pekanbaru, Jumat.
Sempat Mengalami Penyesuaian Jadwal Penerbangan
Defizon menjelaskan bahwa semula jamaah dijadwalkan berangkat dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, pada Kamis (4/6) pukul 02.25 Waktu Arab Saudi (WAS).
Namun, keberangkatan mengalami penyesuaian jadwal penerbangan sehingga pesawat baru lepas landas pada pukul 03.37 WAS.
Meski terjadi perubahan waktu keberangkatan, proses pemulangan jamaah tetap berjalan lancar. Informasi mengenai penyesuaian jadwal tersebut telah disampaikan oleh pihak Saudi Airlines kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Batam.
Dengan penyesuaian tersebut, seluruh jamaah dalam kloter dapat diberangkatkan dan tiba di Indonesia dengan selamat pada Kamis pukul 16.53 WIB.
Seluruh Jamaah Kembali Utuh
Kloter BTH 03 terdiri dari 443 orang yang mencakup jamaah haji dan petugas haji. Selain itu, terdapat dua jamaah haji tanazul asal Provinsi Kalimantan Barat yang turut bergabung dalam penerbangan pemulangan tersebut.
Menurut Defizon, jumlah jamaah yang kembali ke Tanah Air sama dengan jumlah saat keberangkatan sehingga seluruh anggota kloter kembali secara utuh.
“Jamaah Kloter BTH 03 kembali secara utuh sama dengan saat keberangkatan yakni 443 orang,” ujarnya.
Keberhasilan pemulangan seluruh jamaah dalam kondisi lengkap menjadi kabar yang melegakan bagi keluarga yang telah menantikan kepulangan mereka sejak beberapa pekan terakhir.
Transit di Asrama Haji Batam
Setelah tiba di Debarkasi Batam, proses pelayanan dan pemulangan jamaah ke daerah asal dilanjutkan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji di masing-masing wilayah.
Defizon menjelaskan bahwa seluruh jamaah dalam Kloter BTH 03 berasal dari Kota Pekanbaru. Oleh karena itu, setelah tiba di Batam mereka terlebih dahulu menjalani masa transit dan beristirahat di Asrama Haji Batam.
Masa transit tersebut dilakukan sebelum jamaah diberangkatkan menuju kampung halaman masing-masing di Provinsi Riau.
Diterbangkan ke Pekanbaru Secara Bertahap
Usai menginap selama satu malam di Asrama Haji Batam, jamaah kemudian diberangkatkan menuju Pekanbaru melalui sejumlah penerbangan yang telah dijadwalkan.
Proses pemulangan dilakukan secara bertahap untuk memastikan seluruh jamaah dapat kembali ke daerah asal dengan aman dan nyaman.
“Setelah menginap satu malam di Asrama Haji Batam, jamaah diterbangkan ke Pekanbaru melalui beberapa penerbangan,” tutur Defizon.
Pemulangan kloter pertama ini menjadi awal dari rangkaian kepulangan jamaah haji asal Riau dari Tanah Suci pada musim haji 2026. Pemerintah bersama panitia penyelenggara haji terus melakukan koordinasi agar proses debarkasi dan pemulangan jamaah berikutnya dapat berjalan lancar.
Kedatangan Kloter BTH 03 juga menjadi momen yang dinantikan keluarga jamaah di Pekanbaru. Setelah menuntaskan ibadah haji di Arab Saudi, para jamaah akhirnya kembali ke Indonesia dan bersiap berkumpul kembali bersama keluarga di kampung halaman.