Pernyataan Berkelas Telmo Castanheira Usai Tinggalkan Persik Kediri, Beri Kode Tetap di Indonesia

Gelandang bertahan asal Portugal, Telmo Castanheira
Gelandang bertahan asal Portugal, Telmo Castanheira

 Bursa transfer BRI Super League mulai memanas meski kompetisi musim 2025/2026 baru saja berakhir. Kabar terbaru datang dari Persik Kediri setelah gelandang bertahan asal Portugal, Telmo Castanheira, resmi mengucapkan salam perpisahan kepada tim berjuluk Macan Putih.

Keputusan tersebut membuat Telmo menjadi pemain asing kedua yang meninggalkan Persik setelah kiper asal Brasil, Leo Navacchio, lebih dulu berpamitan. Namun berbeda dengan Leo yang memutuskan pulang ke negaranya, Telmo memberi isyarat bahwa petualangannya di sepak bola Indonesia belum berakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui unggahan di media sosial, pemain berusia 34 tahun itu menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh elemen Persik Kediri setelah menjalani satu musim bersama klub asal Jawa Timur tersebut.

"Terima kasih @persikfcofficial untuk musim 2025/26. Merupakan sebuah kehormatan bisa mewakili klub ini, dan saya akan selalu mengenang momen-momen tak terlupakan di Stadion Brawijaya," kata Telmo Castanheira dalam keterangannya.

Kehadiran Telmo di Persik pada awal musim lalu tidak lepas dari peran pelatih Ong Kim Swee. Keduanya pernah bekerja sama saat membela Sabah FC di Liga Super Malaysia sehingga proses adaptasi berjalan relatif cepat.

Pada paruh pertama musim, Telmo menjadi salah satu pemain yang nyaris tak tergantikan di lini tengah Persik. Pengalamannya membantu menjaga keseimbangan permainan tim, terutama saat menghadapi laga-laga penting.

Namun situasi berubah setelah pergantian pelatih. Ketika kursi kepelatihan beralih kepada Marcos Reina, kesempatan bermain Telmo mulai berkurang. Selain faktor strategi tim, mantan pemain Santa Clara tersebut juga sempat harus menepi akibat cedera serta akumulasi kartu.

Meski demikian, Telmo tetap mampu memberikan kontribusi ketika kembali fit. Marcos Reina beberapa kali memasangkannya dengan Imanol Garcia di sektor tengah, kombinasi yang sempat membuat permainan Persik lebih solid.

Sepanjang musim 2025/2026, Telmo mencatatkan 21 penampilan bersama Persik Kediri. Dari jumlah tersebut, ia menyumbangkan dua gol dan satu assist.

"Musim ini penuh tantangan dan perjuangan. Dan saya bersyukur bisa kembali tepat waktu untuk membantu tim di masa sulit," ucapnya.

Meski hanya semusim merasakan atmosfer sepak bola Indonesia, Telmo tampaknya meninggalkan kesan mendalam. Kompetisi yang ketat serta dukungan suporter menjadi pengalaman yang akan terus diingatnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terima kasih kepada semua orang luar biasa yang saya temui selama perjalanan ini. Saya pergi membawa kenangan indah yang akan selalu saya simpan," ujarnya.

Hingga kini, Telmo belum mengungkap klub tujuan berikutnya. Namun, pernyataannya yang tidak menyinggung rencana kembali ke Portugal maupun negara lain memunculkan spekulasi bahwa ia masih akan melanjutkan karier di kompetisi Indonesia. Situasi tersebut membuat masa depan mantan pemain Sabah FC itu menjadi salah satu hal yang menarik untuk dipantau pada bursa transfer menjelang musim 2026/2027.