Top 10+ Minuman Tradisional Indonesia Paling Enak Versi TasteAtlas
Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan rempah-rempah dan tradisi kuliner.
Tak hanya makanan, berbagai minuman khas Nusantara juga berhasil mencuri perhatian dunia.
Menurut TasteAtlas diperbarui pada (29/5/26) merilis daftar minuman Indonesia yang paling populer dan mendapat penilaian tinggi dari komunitas pecinta kuliner global.
Daftar ini menampilkan berbagai minuman tradisional, mulai dari kopi legendaris hingga minuman herbal yang telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia selama ratusan tahun.
Berikut 10 minuman tradisional Indonesia paling enak versi TasteAtlas sesuai urutan yang tercantum dalam daftar tersebut.
1. Soda Gembira
ilustrasi es soda gembira.
Soda Gembira menjadi salah satu minuman unik Indonesia yang memiliki tampilan mencolok. Minuman ini dibuat dari campuran susu kental manis, sirup merah, dan air soda.
Nama “Soda Gembira” berasal dari warna cerah dan sensasi menyenangkan yang ditawarkan minuman tersebut. TasteAtlas menyebut minuman ini banyak ditemukan di wilayah Jawa dan Sumatra serta sering hadir dalam berbagai acara keluarga dan perayaan.
2. Bajigur
Ilustrasi bajigur susu.
Bajigur juga berasal dari budaya Sunda di Jawa Barat. Minuman hangat ini terbuat dari santan, gula aren, jahe, dan sedikit garam yang menghasilkan rasa gurih serta manis yang khas.
TasteAtlas menyebut Bajigur sebagai minuman yang identik dengan suasana malam dan cuaca dingin. Biasanya Bajigur disajikan bersama pisang rebus, ubi kukus, atau kacang rebus sebagai teman menikmati waktu santai.
3. Kopi Luwak
Foto: Kopi red bean Desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo Provinsi Jawa Timur yang terletak di Lereng Pegunungan Argopuro.
Posisi pertama ditempati Kopi Luwak, salah satu kopi Indonesia yang paling terkenal di dunia. Kopi ini dibuat dari biji kopi yang telah melewati proses pencernaan luwak sebelum dibersihkan dan diolah menjadi minuman.
Popularitas Kopi Luwak berasal dari cita rasanya yang dianggap lebih halus dan memiliki karakter unik dibandingkan kopi biasa. TasteAtlas juga menyoroti produsen kopi luwak dari wilayah Sumatra yang dikenal secara internasional.
Meski terkenal sebagai kopi premium, perdebatan mengenai praktik produksi kopi luwak masih sering muncul di komunitas pecinta kopi dunia, terutama terkait isu kesejahteraan hewan dan metode budidayanya.
4. Jamu
ilustrasi jamu. Ramuan itu dikenal dengan nama jamu, sebuah warisan pengetahuan tradisional yang telah menjadi bagian dari peradaban Nusantara sejak berabad-abad lalu.
Posisi kesepuluh ditempati Jamu, minuman herbal tradisional yang menjadi bagian penting dari budaya Indonesia. Jamu dibuat dari berbagai bahan alami seperti kunyit, jahe, temulawak, asam jawa, hingga berbagai jenis akar dan rempah lainnya.
Menurut TasteAtlas, tradisi mengonsumsi jamu telah berlangsung selama ratusan tahun dan masih bertahan hingga sekarang. Saat ini, jamu tidak hanya dijual oleh penjual keliling, tetapi juga diproduksi dalam bentuk modern seperti serbuk, kapsul, dan minuman siap konsumsi.
5. Wedang Jahe
Wedang jahe, minuman tradisional yang dapat menghangatkan tubuh.
Wedang Jahe merupakan salah satu minuman tradisional yang sangat populer di Pulau Jawa. Nama “wedang” berarti minuman hangat, sementara “jahe” merujuk pada bahan utamanya.
Minuman ini dibuat dengan merebus jahe bersama gula aren dan kadang ditambah rempah lain seperti kayu manis, serai, atau cengkih. Selain rasanya yang nikmat, Wedang Jahe juga dikenal sebagai minuman yang membantu menghangatkan tubuh.
6. Bandrek
Ilustrasi resep bandrek cappuccino.
Bandrek merupakan minuman tradisional khas Sunda yang berasal dari Jawa Barat. Minuman ini dibuat dari campuran jahe segar dan gula aren yang direbus bersama berbagai rempah seperti kayu manis, serai, cengkih, hingga lada hitam.
Rasanya hangat, manis, dan sedikit pedas sehingga sering menjadi pilihan saat cuaca dingin atau musim hujan. Dalam budaya Sunda, Bandrek juga dikenal sebagai simbol kehangatan dan keramahan saat berkumpul bersama keluarga maupun tamu.
7. Kopi Tubruk
Ilustrasi kopi tubruk
Kopi Tubruk menjadi salah satu metode penyajian kopi paling sederhana sekaligus paling populer di Indonesia. Cara membuatnya cukup mudah, yakni dengan menyeduh bubuk kopi langsung menggunakan air panas tanpa proses penyaringan.
Metode ini menghasilkan rasa kopi yang kuat dengan aroma yang khas. Hingga saat ini, Kopi Tubruk masih menjadi pilihan utama di banyak warung kopi tradisional di berbagai daerah Indonesia.
8. Sekoteng
Ilustrasi sekoteng minuman penghangat saat musim hujan
Sekoteng adalah minuman hangat berbahan dasar jahe yang populer di Jawa Tengah, terutama di wilayah Solo dan Semarang.
Yang membuat Sekoteng berbeda adalah isiannya yang beragam, mulai dari kacang tanah, roti tawar potong, mutiara sagu, hingga kacang hijau. Perpaduan kuah jahe hangat dengan berbagai isian tersebut menciptakan sensasi rasa yang unik dan mengenyangkan.
9. Ginseng Kopi
Ilustrasi ginseng, salah satu bahan herbal yang tidak direkomendasikan untuk diabetes.
Ginseng Kopi atau Ginseng Coffee merupakan perpaduan antara kopi dan ekstrak ginseng. Menurut TasteAtlas, salah satu produk komersial pertama yang berhasil mempopulerkan minuman ini berasal dari Indonesia pada 1994.
Perpaduan rasa kopi yang kuat dengan karakter herbal ginseng membuat minuman ini memiliki penggemar tersendiri. Saat ini, Ginseng Kopi banyak dijual dalam bentuk kopi instan maupun minuman siap saji.
10. Arak
Proses penyulingan arak bali di Dapur Bali Mula, Buleleng, Bali.
Arak adalah minuman tradisional yang dibuat melalui proses fermentasi dan penyulingan bahan alami seperti nira kelapa atau beras.
Minuman ini telah lama menjadi bagian dari tradisi masyarakat Bali dan sering digunakan dalam berbagai kegiatan adat maupun upacara keagamaan.
Dalam beberapa tahun terakhir, Arak Bali juga mulai diperkenalkan sebagai produk lokal yang memiliki nilai ekonomi dan budaya tinggi.
Masuknya berbagai minuman khas Nusantara ke dalam daftar TasteAtlas menunjukkan bahwa kekayaan kuliner Indonesia tidak hanya terletak pada makanannya.
Dari hangatnya Bandrek dan Wedang Jahe hingga eksotisnya Kopi Luwak, setiap minuman memiliki cerita budaya dan sejarah yang berbeda.
TasteAtlas sendiri menyusun pemeringkatan berdasarkan penilaian komunitas pengguna serta sistem verifikasi tertentu untuk mengurangi penilaian yang tidak valid.
Karena itu, daftar ini sering dijadikan salah satu referensi kuliner internasional yang cukup diperhatikan oleh para pencinta makanan dan minuman dari berbagai negara.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang