Hampir 2 Juta Warga Naik KA Rangkasbitung-Merak dalam 5 Bulan, Tarifnya Cuma Rp 3.000

Rangkasbitung, Banten, KA Lokal Rangkasbitung-Merak, Hampir 2 Juta Warga Naik KA Rangkasbitung-Merak dalam 5 Bulan, Tarifnya Cuma Rp 3.000

Kereta api lokal terus menjadi salah satu moda transportasi andalan masyarakat Banten.

Selain menawarkan tarif yang terjangkau, layanan kereta juga berperan menghubungkan kawasan permukiman, pusat ekonomi, hingga pelabuhan yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat.

Data PT Kereta Api Indonesia (KAI) menunjukkan KA Lokal Rangkasbitung-Merak melayani hampir 2 juta pelanggan selama periode Januari hingga Mei 2026.

Dalam kurun lima bulan tersebut, jumlah pengguna layanan mencapai 1.978.799 pelanggan.

KAI menilai tingginya penggunaan kereta lokal menunjukkan transportasi publik semakin menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari masyarakat di Banten.

Jumlah Penumpang Terus Meningkat

Penggunaan KA Lokal Rangkasbitung-Merak terus menunjukkan tren pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir.

Berikut data jumlah pelanggan KA Lokal Rangkasbitung-Merak:

  • 2023: 3.617.478 pelanggan
  • 2024: 4.269.154 pelanggan
  • 2025: 4.463.498 pelanggan
  • Januari-Mei 2026: 1.978.799 pelanggan

KA Lokal Rangkasbitung-Merak melayani perjalanan dari Rangkasbitung hingga Merak dengan tarif Rp 3.000 per perjalanan.

Jalur ini menghubungkan kawasan permukiman, pusat perdagangan, kawasan industri, pusat pemerintahan, fasilitas pendidikan, hingga Pelabuhan Merak.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan manfaat transportasi publik tidak hanya diukur dari jumlah pelanggan, tetapi juga dampaknya terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

"Transportasi publik yang terjangkau memberikan dampak ekonomi yang luas. Masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan biaya yang lebih efisien, memiliki akses yang lebih besar terhadap lapangan pekerjaan, serta menjangkau pusat-pusat ekonomi yang sebelumnya membutuhkan biaya perjalanan lebih tinggi," ujar Anne dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Rabu (3/6/2026).

Kereta Petani dan Pedagang Catat 25.023 Perjalanan

Selain KA Lokal Rangkasbitung-Merak, KAI juga mengoperasikan Kereta Petani dan Pedagang yang mulai beroperasi pada 1 Desember 2025.

Berikut data pengguna layanan tersebut:

  • Januari-Mei 2026: 20.908 perjalanan pelanggan
  • 1 Desember 2025-31 Mei 2026: 25.023 perjalanan pelanggan.

Menurut KAI, layanan ini dimanfaatkan oleh petani, pedagang pasar tradisional, hingga pelaku usaha mikro yang membutuhkan transportasi hemat biaya untuk mendukung aktivitas ekonomi mereka.

Anne mengatakan manfaat transportasi publik sering kali dirasakan secara berantai oleh masyarakat.

"Ketika seorang pedagang dapat menghemat biaya perjalanan, daya saing usahanya ikut meningkat. Ketika petani lebih mudah menjangkau pasar, akses terhadap pembeli menjadi lebih luas. Ketika masyarakat dapat bepergian dengan biaya yang terjangkau, maka peluang ekonomi yang dapat diakses juga menjadi lebih besar. Di situlah transportasi publik memberikan manfaat yang melampaui fungsi perpindahan orang," jelas Anne.

KA Lokal Rangkasbitung-Merak melayani perjalanan yang menghubungkan sejumlah wilayah di Banten, antara lain:

  • Rangkasbitung
  • Jambu Baru
  • Catang
  • Cikeusal
  • Walantaka
  • Serang
  • Karangantu
  • Tonjong Baru
  • Cilegon
  • Krenceng
  • Merak.

Menurut KAI, pertumbuhan jumlah pelanggan menunjukkan mobilitas menjadi kebutuhan yang semakin penting seiring berkembangnya kawasan permukiman, perdagangan, industri, dan jasa di Banten.

Setiap perjalanan kereta tidak hanya menghubungkan antarwilayah, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap berbagai peluang ekonomi yang tersedia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang