Top 8+ Restoran Tradisional Terbaik di Indonesia yang Mendunia versi TasteAtlas
- 1. Dapur Bali Mula (Les, Bali) – Rating 4.9
- 2. Raf Babi Krispi (Denpasar, Bali) – Rating 4.9
- 3. Warung Rama (Ubud, Bali) – Rating 4.9
- 4. 1945 Restaurant (Jakarta) – Rating 4.7
- 5. Warung Mak Beng (Sanur, Bali) – Rating 4.6
- 6. Warung Mek Juwel Nasi Campur Ayam (Sayan, Bali) – Rating 4.6
- 7. Lapo Marpadotbe (Jakarta) – Rating 4.6
- 8. Soto Kadipiro (Bantul, Yogyakarta) – Rating 4.5
Kuliner Nusantara terkenal kaya akan rempah, punya cita rasa autentik, dan sukses bikin siapa saja rindu rumah.
Gak heran kalau kuliner kita makin hari makin diakui di kancah internasional.
Bicara soal pengakuan dunia, situs panduan kuliner global terkemuka, TasteAtlas, merilis daftar tempat makan legendaris lewat laman resminya.
Mereka mengurasi deretan tempat makan terbaik di Indonesia berdasarkan penilaian (rating) para kritikus kuliner serta pencinta makanan dari berbagai belahan dunia.
Penasaran tempat makan mana saja yang sukses masuk daftar elit ini? Yuk, intip 8 restoran tradisional terbaik di Indonesia versi TasteAtlas yang kelezatannya sudah mendunia!
1. Dapur Bali Mula (Les, Bali) – Rating 4.9
Sup ikan barakuda, salah satu makanan di Dapur Bali Mula.
Berada di posisi puncak, ada Dapur Bali Mula yang berlokasi di Desa Les, Buleleng, Bali. Tempat makan ini meraih rating fantastis, yaitu 4.9. Dapur Bali Mula bukan sekadar restoran biasa, melainkan tempat penyelamatan kuliner kuno Bali.
Menggunakan metode memasak tradisional dengan tungku kayu bakar, setiap hidangan di sini disajikan super autentik.
Beberapa menu andalan yang wajib dicoba di sini meliputi Bebek Betutu, Lawar, hingga camilan manis Pisang Goreng khas mereka.
2. Raf Babi Krispi (Denpasar, Bali) – Rating 4.9
Salah satu menu raf babi krispi dari Bali.
Masih dari Pulau Dewata, posisi kedua ditempati oleh Raf Babi Krispi di Denpasar dengan rating 4.9. Bagi para pencinta kuliner non-halal, tempat ini adalah surga dunia.
Keahlian mereka dalam mengolah daging dengan tekstur super renyah di luar namun tetap lembut di dalam membuat kritikus lokal maupun asing jatuh cinta.
Menu ikonik yang paling direkomendasikan pengunjung di sini adalah Sate Babi dan Nasi Goreng spesialnya.
3. Warung Rama (Ubud, Bali) – Rating 4.9
Ilustrasi nasi kuning bali.
Ubud memang gak pernah kehabisan daya tarik kuliner tradisional. Warung Rama sukses mengamankan posisi ketiga dengan rating prima 4.9.
Warung bergaya rumahan yang santai ini sangat dicintai karena menyajikan makanan lokal yang segar dan dimasak langsung dengan penuh kehangatan.
TasteAtlas merekomendasikan menu Nasi Goreng, Nasi Kuning, serta hidangan sayur Cap Cai yang bumbunya meresap sempurna sebagai menu wajib saat mampir ke sini.
4. 1945 Restaurant (Jakarta) – Rating 4.7
Aneka hidangan fine diningdengan buah khas Indonesia di dalamnya, terdapat di 1945 Restaurant, Hotel Fairmont Jakarta.
Bergeser ke ibu kota, ada 1945 Restaurant yang meraih rating 4.7. Restoran mewah yang terletak di Fairmont Jakarta ini menawarkan pengalaman bersantap bintang lima dengan konsep fine dining kuliner tradisional Indonesia.
Hebatnya, mereka berhasil mempertahankan keautentikan rasa lokal dalam balutan presentasi modern.
Menurut ulasan TasteAtlas, hidangan Sayur Asem di 1945 Restaurant dinobatkan sebagai salah satu yang paling ikonik di dunia karena keseimbangan rasa asam-manis-gurihnya yang memanjakan lidah.
5. Warung Mak Beng (Sanur, Bali) – Rating 4.6
Sup ikan dan ikan goreng di Warung Mak Beng, Bali.
Siapa yang gak tahu tempat legendaris yang satu ini? Berdiri sejak tahun 1941 di Sanur, Warung Mak Beng mengantongi rating 4.6 dengan belasan ribu ulasan.
Keunikan Mak Beng adalah menunya yang gak pernah berubah sejak dulu, hanya ada paket nasi putih, ikan goreng, dan sup kepala ikan. Kesederhanaan inilah yang justru mendunia.
Ditambah lagi, siraman Sambal pedas khas buatan mereka dinilai TasteAtlas sebagai salah satu sambal paling ikonik sejagat raya!
6. Warung Mek Juwel Nasi Campur Ayam (Sayan, Bali) – Rating 4.6
ilustrasi nasi campur bali, salah satu makanan khas Indonesia.
Kembali ke kawasan Ubud, tepatnya di daerah Sayan, ada Warung Mek Juwel Nasi Campur Ayam yang mendapat rating 4.6.
Tempat makan tersembunyi ini menawarkan suasana pedesaan yang asri dipadu dengan racikan Nasi Campur Bali yang magis. Kombinasi nasi hangat, suwiran ayam berbumbu melimpah, ayam betutu, dan guyuran Sambal Matah segar yang disajikan di sini sukses bikin para foodies global rela datang berkali-kali.
7. Lapo Marpadotbe (Jakarta) – Rating 4.6
Kuliner di Lapo Marpadotbe yang direkomendasikan TasteAtlas.
Mewakili kuliner khas Sumatra Utara di ibu kota, Lapo Marpadotbe berhasil masuk ke jajaran elite dengan rating 4.6. Lapo yang terletak di Jakarta Timur ini terkenal menyajikan masakan Toba yang sangat autentik dan kaya bumbu.
Berdasarkan kurasi kritikus kuliner di TasteAtlas, menu Arsik (ikan mas bumbu kuning khas Batak) di sini dinilai sangat segar, ringan, dan menjadi salah satu yang paling ikonik. Selain itu, menu Saksang dan Babi Panggang-nya juga jadi buruan utama para pelanggan.
8. Soto Kadipiro (Bantul, Yogyakarta) – Rating 4.5
Warung Soto Kadipiro, Yogyakarta.
Menutup daftar delapan besar, kita terbang ke Yogyakarta untuk mencicipi Soto Kadipiro yang legendaris dengan rating 4.5.
Didirikan sejak tahun 1921, Soto Kadipiro merupakan pelopor soto berkuah bening di daerah Kadipiro, Yogyakarta. Racikan soto ayam kampung dengan kuah kaldu yang gurih nan segar ini sudah diakui dunia.
Bahkan, TasteAtlas menempatkan menu Soto Ayam mereka ke dalam daftar salah satu sup/soto terbaik di dunia (Top 10 in the world), disusul dengan kelezatan lauk pendampingnya seperti Perkedel.
Itu dia 8 restoran tradisional di Indonesia yang berhasil memikat lidah dunia internasional versi TasteAtlas.
Dari daftar di atas, restoran mana nih yang sudah pernah kamu kunjungi atau masuk ke dalam food-bucket list kamu selanjutnya?
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang