Wakapolri: KBPP Bukan Mitra tapi Bagian dari Polri
Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo melantik dan mengukuhkan AH Bimo Suryono sebagai Ketua Umum Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri periode 2026-2031.
Prosesi pelantikan dan pengukuhan itu digelar di salah satu hotel kawasan Jakarta Selatan, Kamis, 21 Mei 2026. Usai dikukuhkan, AH Bimo Suryono menegaskan KBPP Polri akan tegak lurus terhadap Polri sebagai pembina organisasi, termasuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“KBPP Polri ikut apa yang diperintahkan Polri sebagai pembina dan selaku orang tua. Kita dukung pemerintahan yang sah,” tutur Bimo, dikutip Sabtu, 23 Mei 2026.
Menurut dia, KBPP Polri memiliki dua nama besar yang harus dijaga, yakni keluarga besar dan Polri. Karena itu, ia menilai tidak boleh ada konflik internal yang mencoreng nama institusi.
“Polri tidak mengintervensi, tapi memang Polri adalah pembina kita. Organisasi ini didirikan oleh Polri, dan sudah dicetuskan beberapa kali oleh pimpinan Polri, bahwa kita bukan sekedar mitra tetapi merupakan bagian dari Polri itu sendiri,” ujarnya.
Bimo juga meminta dukungan Polri untuk membantu pendataan putra-putri anggota Polri yang telah purnatugas. Menurutnya, proses pendataan terhadap keluarga anggota yang sudah pensiun jauh lebih sulit dibanding anggota aktif.
“Kalau mencatat anak anggota Polri aktif itu tidak terlalu sulit. Tetapi mencatat anggota Polri yang sudah purna, putra-putrinya, kami mohon kerja sama untuk didata melalui Bhabinkamtibmas yang tersebar di seluruh Indonesia,” katanya.
Selain itu, Bimo turut menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo atas arahan dan bimbingan yang diberikan kepada KBPP Polri.
“Kami sebagai keluarga besar Polri meminta untuk terus diberikan arahan dan bimbingan. KBPP Polri sistemnya perintah, dari atas ke bawah, bukan dari bawah ke atas,” ujar dia.
Pengukuhan AH Bimo Suryono sebagai Ketua Umum KBPP Polri periode 2026-2031 didasarkan pada Surat Keputusan No: Skep-02/Istimewa/Munas VI/KBPPPolri/V/2026 tentang Ketua Umum Terpilih Pimpinan Pusat KBPP Polri masa bakti 2026-2031.
Sementara itu, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menyampaikan pesan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait posisi KBPP Polri sebagai organisasi yang memiliki hubungan erat dengan institusi Polri.
“Pesan Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, KBPP Polri ini merupakan organisasi yang memiliki hubungan darah sangat kuat dengan organisasi induk Polri. Ke depannya, kita akan membuka ruang komunikasi yang lebih intens lagi baik kepengurusan pusat maupun daerah,” kata Dedi.
Dedi juga memastikan Polri siap membantu KBPP Polri dalam proses digitalisasi pendataan putra-putri anggota Polri di seluruh Indonesia dengan melibatkan Bhabinkamtibmas dan SDM Polri.
“Kami akan membantu sistem digitalisasi pendataan putr a putri Polri di seluruh daerah. Bukan hanya Binmas, tapi juga SDM dilibatkan. Organisasi modern harus disusun orang-orang kapabel, memiliki kompetensi dan integritas yang baik,” tuturnya.