Menjelajahi Geopark Indonesia dengan Cara Tak Biasa, Lewat Ajang Lari

Geopark Ciletuh
Geopark Ciletuh

Geopark bukan sekadar destinasi wisata alam biasa. Kawasan ini merupakan perpaduan antara warisan geologi, kekayaan budaya, dan keberlanjutan lingkungan yang dikelola untuk edukasi sekaligus pariwisata. 

Indonesia sendiri memiliki sejumlah geopark yang berhasil mencuri perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara, di antaranya Geopark Ijen, Geopark Minang, Geopark Ciletuh, dan Geopark Belitong. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masing-masing hadir dengan karakter unik yang menawarkan pengalaman berbeda, mulai dari fenomena alam langka, panorama laut yang memikat, hingga kekayaan budaya lokal yang masih terjaga. 

Keindahan empat geopark unggulan ini seolah menjadi bukti bahwa Indonesia bukan hanya kaya akan wisata pantai dan gunung, tetapi juga memiliki warisan geologi luar biasa yang layak dibanggakan di mata dunia.

Berbicara mengenai keindahan keempat geopark tersebut, bakal ada acara seru 'Geopark Run Series 2026–2027'. Geopark Run Series akan digelar di empat kawasan geopark unggulan Indonesia, yakni Geopark Ijen, Minang, Ciletuh, dan Belitong. Pemilihan lokasi tersebut diharapkan dapat memperkuat eksistensi sekaligus mendukung keberlanjutan pengakuan kawasan tersebut sebagai UNESCO Global Geoparks. 

Rangkaian kegiatan akan dimulai melalui Ijen Geopark Run pada 23 Agustus 2026 di Kawasan Ijen Geopark dan Kota Banyuwangi, Jawa Timur. Selanjutnya Minangkabau Geopark Run digelar pada 25 Oktober 2026 di kawasan Jam Gadang, Bukittinggi, Sumatra Barat. Ciletuh Geopark Run akan berlangsung pada 17 Januari 2027 di Pantai Palangpang, Sukabumi, Jawa Barat.

Sementara Belitong Geopark Run dijadwalkan berlangsung pada 18 April 2027 di Pantai Tanjung Kalayang, Belitung, Kepulauan Bangka Belitung. Penyelenggara menargetkan partisipasi hingga 10.000 peserta.

Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan program pariwisata berkualitas yang diyakini mampu meningkatkan daya tarik geopark Indonesia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan apresiasi kepada Gamatera dan Beyond Run sebagai inisiator kegiatan yang dinilai mampu memperkuat pengembangan wisata minat khusus di Tanah Air melalui kolaborasi lintas sektor.

“Geopark Run Series menghadirkan konsep yang mengintegrasikan olahraga lari, promosi destinasi geopark Indonesia, serta pemberdayaan masyarakat sekitar dengan semangat inklusivitas dan keberlanjutan. Ini adalah langkah nyata dalam memperkuat pengembangan sports tourism di Indonesia,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam di Jakarta, Jumat 22 Mei 2026.

Widi menegaskan sports tourism kini menjadi salah satu pilar penting dalam program pariwisata berkualitas yang terus dikembangkan pemerintah. Berdasarkan data UN Tourism, sports tourism menyumbang sekitar 10 persen dari total belanja wisata global pada 2023 dan diproyeksikan tumbuh hingga 17,5 persen pada periode 2023–2030.

Potensi tersebut semakin diperkuat dengan tren wisata global. Survei Expedia menunjukkan sebanyak 44 persen wisatawan bersedia bepergian ke luar negeri demi menghadiri ajang olahraga favorit mereka. Wisatawan olahraga juga dikenal sebagai high spenders dengan rata-rata pengeluaran mencapai 1.500 dolar AS atau sekitar Rp24 juta per kunjungan.

"Dampaknya tidak hanya mendorong pergerakan wisatawan, tetapi juga memperpanjang lama tinggal wisatawan dan menggerakkan ekonomi lokal mulai dari sektor akomodasi, transportasi, kuliner, hingga pengusaha UMKM di sekitar destinasi," kata dia lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Ketua Pelaksana Geopark Run Series, Ihsan Ramadhi Putra, mengatakan Geopark Run tidak sekadar menjadi ajang olahraga, tetapi juga gerakan sport tourism yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan untuk menghidupkan ekonomi lokal.

"Geopark Run hadir bukan sekadar event lari. Ini adalah gerakan bersama untuk membawa orang datang melihat, merasakan, dan akhirnya ikut menghidupkan ekonomi lokal," kata Ihsan.