Bukan Cuma Skincare, Perawatan Rambut Kini Jadi Tren Besar di Industri Kecantikan

perawatan rambut, kesehatan rambut, rambut rontok, kesehatan kulit kepala, Bukan Cuma Skincare, Perawatan Rambut Kini Jadi Tren Besar di Industri Kecantikan, Perawatan rambut kini makin ilmiah, Kulit kepala jadi fokus baru, Perawatan rambut kini jadi bagian wellness, Konsumen kini lebih selektif

Perawatan rambut kini mulai diperlakukan seperti perawatan kulit wajah. Bukan hanya soal rambut lepek atau bercabang, konsumen kini semakin peduli pada kesehatan kulit kepala, kerontokan, hingga tanda penuaan rambut.

Melansir Vogue (8/5/2026), industri perawatan rambut global diprediksi terus tumbuh pesat dalam beberapa tahun ke depan.

Menurut data Euromonitor yang dikutip Vogue, pasar perawatan rambut dunia diperkirakan naik 24 persen pada 2030 dan mencapai 129 miliar pound sterling.

Pertumbuhan ini didorong meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan rambut dan kulit kepala.

Selain itu, pembicaraan soal rambut rontok hingga penipisan rambut kini juga mulai dianggap lebih terbuka dan tidak lagi tabu.

Perawatan rambut kini makin ilmiah

Merek kecantikan kini berlomba menghadirkan formula berbasis sains untuk mengatasi berbagai masalah rambut.

Sejumlah bahan aktif baru mulai banyak digunakan dalam produk perawatan rambut, mulai dari protein, peptida, ceramide, hingga bahan yang fokus pada kesehatan kulit kepala.

Salah satu inovasi datang dari Goddess Maintenance Co. yang meluncurkan sampo dan kondisioner berbasis bioteknologi bernama Biotech Blowout.

Produk ini diklaim menggunakan teknologi yang meniru kekuatan sutra laba-laba untuk melindungi rambut dari panas, polusi, dan rambut mengembang.

Selain itu, perusahaan farmasi dan laboratorium kecantikan juga mulai memperkenalkan bahan aktif baru untuk membantu mengatasi rambut menipis, penuaan kulit kepala, hingga regenerasi folikel rambut.

Pendiri merek kecantikan Hello Klean, Karlee Zhang, mengatakan konsumen kini semakin mencari produk dengan penjelasan ilmiah yang jelas.

“Konsumen sekarang ingin bukti dan penjelasan tentang cara kerja produk, bukan sekadar daftar kandungan,” ujarnya.

Kulit kepala jadi fokus baru

perawatan rambut, kesehatan rambut, rambut rontok, kesehatan kulit kepala, Bukan Cuma Skincare, Perawatan Rambut Kini Jadi Tren Besar di Industri Kecantikan, Perawatan rambut kini makin ilmiah, Kulit kepala jadi fokus baru, Perawatan rambut kini jadi bagian wellness, Konsumen kini lebih selektif

Ilustrasi rambut. Perawatan rambut kini berkembang jauh lebih serius, dari fokus pada kulit kepala hingga bahan aktif berbasis sains untuk mengatasi rambut rontok.

Jika dulu perawatan rambut hanya fokus pada batang rambut, kini perhatian mulai bergeser ke kulit kepala.

Kesehatan kulit kepala menjadi salah satu perhatian utama konsumen perawatan rambut saat ini.

Beberapa merek bahkan mulai menghadirkan produk dengan kandungan niacinamide, zinc, hingga peptida yang sebelumnya lebih dikenal di dunia perawatan kulit wajah.

Penata rambut selebritas sekaligus CEO Hershesons, Luke Hersheson, mengatakan konsumen kini lebih tertarik pada bahan seperti minyak rosemary, peptida, teknologi perbaikan ikatan rambut, serta formula ringan yang tidak lengket.

Perawatan rambut kini jadi bagian wellness

Tren perawatan rambut juga berkembang menjadi bagian dari gaya hidup dan wellness atau kebugaran menyeluruh.

Rutinitas perawatan rambut kini tidak lagi sekadar kebutuhan fungsional, tetapi juga menjadi bentuk perawatan diri dan ekspresi diri, terutama di kalangan Gen Z.

Chief Research and Development Officer Beauty and Wellbeing Unilever, Jason Harcup, mengatakan generasi muda kini mulai melihat rambut seperti riasan wajah, yakni sebagai bagian dari ekspresi sehari-hari.

“Kami melihat pergeseran, khususnya pada Gen Z, di mana rambut menjadi bagian dari ekspresi diri sehari-hari,” ujarnya.

Karena itu, produk seperti kabut parfum rambut atau parfum rambut mulai semakin populer. Merek seperti Chanel, Dior, Valentino Beauty, hingga Orebella milik Bella Hadid ikut meramaikan kategori ini.

Konsumen kini lebih selektif

Prubahan perilaku konsumen, terutama Gen Z, yang kini lebih kritis sebelum membeli produk perawatan rambut.

Mereka disebut cenderung mencari produk dengan klaim yang jelas, kandungan yang transparan, serta hasil yang terbukti efektif.

Director of Beauty John Lewis, Helen Spencer, mengatakan Gen Z merupakan generasi yang sangat aktif mencari informasi soal kandungan produk.

“Mereka adalah generasi yang sangat melek digital dan ingin tahu lebih banyak tentang produk yang mereka gunakan,” katanya.

Tak hanya itu, tren kecantikan Korea atau K-beauty juga mulai mendorong pertumbuhan perawatan rambut berbasis kesehatan kulit kepala dan perawatan rambut menyeluruh.

Konsumen kini semakin tertarik pada produk yang menawarkan solusi spesifik, mulai dari rambut rontok, penipisan rambut, hingga perawatan kulit kepala secara mendalam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang