Gandeng Ancileo, MSIG Indonesia Perkuat Asuransi Perjalanan Seiring Lonjakan Mobilitas Masyarakat

PT Asuransi MSIG Indonesia (MSIG Indonesia)
PT Asuransi MSIG Indonesia (MSIG Indonesia)

PT Asuransi MSIG Indonesia (MSIG Indonesia) menegaskan komitmennya dalam menghadirkan solusi perlindungan perjalanan yang lebih relevan, mudah diakses, dan berbasis teknologi.

Wakil Presiden Direktur MSIG Indonesia, Bernardus P. Wanandi mengatakan, hal ini seiring dengan langkah strategis MSIG Asia dalam menjalin kemitraan dengan Ancileo, yang merupakan perusahaan teknologi asuransi perjalanan berbasis di Singapura.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Inisiatif ini memperkuat kapabilitas MSIG Indonesia dalam menjawab kebutuhan perlindungan masyarakat yang semakin mobile dan dinamis," kata Bernardus dalam keterangannya, Senin, 4 Mei 2026.

Ilustrasi asuransi perjalanan.

Melalui kemitraan ini, MSIG bersama Ancileo akan menghadirkan perlindungan perjalanan yang lebih personal, intuitif, serta mudah diakses, dengan proses klaim yang lebih sederhana.

Solusi ini terintegrasi langsung dalam proses pemesanan perjalanan, baik melalui maskapai, online travel agent (OTA), maupun platform lainnya, sehingga nasabah dapat memperoleh perlindungan secara seamless pada saat merencanakan perjalanan.

Dia menjelaskan, peran Ancileo dalam kolaborasi ini menjadi kunci dalam menghubungkan produk asuransi MSIG dengan berbagai platform perjalanan. Melalui teknologi yang dimilikinya, Ancileo memungkinkan integrasi langsung antara sistem pemesanan perjalanan dengan layanan asuransi, sehingga perlindungan dapat dihadirkan secara lebih efisien dan konsisten di berbagai pasar.

"Pendekatan ini juga memungkinkan mitra perjalanan untuk menghadirkan layanan perlindungan dengan lebih cepat, tanpa proses integrasi yang kompleks seperti sebelumnya," ujarnya.

Bernardus menambahkan, pendekatan yang terintegrasi ini juga semakin relevan dengan karakteristik pasar Indonesia, di mana mobilitas masyarakat didominasi oleh perjalanan domestik yang tinggi. Di tengah dinamika global yang mempengaruhi perjalanan internasional, perjalanan domestik justru tetap menunjukkan tren yang positif.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah perjalanan wisatawan nusantara pada Februari 2026 mencapai sekitar 91,14 juta perjalanan, meningkat dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Hal ini mencerminkan bahwa aktivitas perjalanan di dalam negeri tetap kuat dan menjadi pendorong utama mobilitas masyarakat.

Dalam konteks ini, MSIG Indonesia melihat bahwa kebutuhan akan perlindungan perjalanan tidak hanya terbatas pada perjalanan internasional, tetapi juga semakin penting dalam perjalanan domestik sehari-hari. Dengan pengalaman lebih dari lima dekade, MSIG Indonesia terus berinovasi dalam memperluas akses layanan serta menyederhanakan pengalaman nasabah, mulai dari pembelian polis hingga proses klaim.

"Perubahan pola perjalanan masyarakat Indonesia adalah cerminan dari gaya hidup yang semakin dinamis. Kebutuhan akan perlindungan perjalanan pun ikut berevolusi, kini tidak lagi hanya relevan untuk perjalanan internasional, tetapi juga semakin penting dalam perjalanan domestik sehari-hari," kata Bernardus.

"MSIG Indonesia berkomitmen untuk terus hadir sebagai mitra terpercaya yang menghadirkan solusi perlindungan yang mudah diakses, inovatif, dan memberikan ketenangan pikiran di setiap perjalanan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, CEO MSIG Asia, Clemens Philippi menambahkan, langkah ini menjadi tonggak strategis dalam memperkuat posisi kepemimpinan MSIG di pasar asuransi umum Asia.

"Kami terus berinvestasi dalam inisiatif pertumbuhan berdampak tinggi untuk mempercepat kapabilitas digital kami, seiring dengan pertumbuhan perjalanan di kawasan ini. Bersama Ancileo, kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih relevan dan bernilai bagi nasabah serta mitra kami," ujarnya.