Indonesia Football 7 Federation Resmi Berdiri, Dudung Abdurachman jadi Ketum, Shin Tae-yong Penasihat Teknik

Football 7, Indonesia Football 7 Federation, Dudung Abdurachman, Football 7 Indonesia, Indonesia Football 7 Federation Resmi Berdiri, Dudung Abdurachman jadi Ketum, Shin Tae-yong Penasihat Teknik

Eks pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, resmi berkarier kembali di sepak bola Indonesia. Namun, dia tak berstatus sebagai pelatih melainkan menjadi Penasihat Teknik Timnas Football 7 Indonesia.

Ya, Shin Tae-yong sepakat untuk menjadi bagian dari Indonesia Football 7 Federation yang baru saja dideklarasikan secara resmi di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Dalam acara deklarasi tersebut, Indonesia Football 7 Federation sekaligus mengumumkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman sebagai Ketua Umum Indonesia Football 7 Federation.

"Kenapa saya sangat tertarik dengan Football 7? Karena ini bisa ikut kejuaraan dunia. Dari 280 juta orang Indonesia, mestinya ada tujuh pemain hebat yang bisa masuk tim nasional," kata Dudung dalam sambutannya.

"Alhamdulillah, Shin Tae-yong berkenan karena mencintai Indonesia," ungkap dia.

Meski baru diresmikan, federasi ini mengklaim telah berjalan selama tiga tahun belakangan dan telah menggulirkan liga.

Indonesia Football 7 Federation mengklaim telah terafiliasi dengan International Football 7 Federation (FIF7) yang bermarkas di Brasil dan beranggotakan lebih dari 50 negara yang telah berdiri sejak 2011.

Buka Jalur Prestasi Baru

Dalam pernyataannya, Indonesia Football 7 Federation memiliki misi untuk membuka jalur baru prestasi di panggung dunia dan membangun ekosistem yang berkelanjutan dan berdaya saing global.

Maka itu, dengan statusnya sebagai Penasihat Teknik Timnas Football 7 Indonesia, Shin Tae-yong diharapkan memastikan Football 7 Indonesia berkembang secara cepat dan di jalur yang tepat.

Sebagai Penasihat Teknik, pria asal Korea Selatan itu tak akan turun langsung ke lapangan.

Tim Kepelatihan

Pasalnya, Timnas Football 7 telah memiliki susunan kepelatihan sendiri, mulai dari Socrates Matulessy sebagai pelatih kepala, Difa Aryandra Zhafran selaku asisten pelatih, dan Alfonsius Kelvan menjadi pelatih kiper.

Sementara, Reyhan Airlangga menjadi pelatih kekuatan dan kondisi, kemudian staf tambahan dipegang oleh Yusuf Maulana, serta Asep Aziz dipercaya menjadi fisioterapis.

Sebagai agenda terdekat, Timnas Football 7 Indonesia akan berkompetisi di ajang Intercontinental Cup yang akan digelar di Roma, Italia, pada 30 Juli - 3 Agustus 2026.

Turnamen tersebut merupakan salah satu ajang resmi yang diselenggarakan oleh FIF7.

"Pemusatan latihan rencananya akan dilakukan satu bulan sebelum berpartisipasi di Roma," kata Socrates selaku pelatih kepala.

Selain itu, federasi ini juga menatap keikutsertaan di Piala Dunia Football 7 pada 2027 mendatang.

Sebagai informasi, Indonesia Football 7 Federation ini berbeda dengan Federasi Sepakbola Mini Indonesia (FSMI) dan Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI).

Mini Football atau sepak bola mini dimainkan dengan format 6 vs 6. Sedangkan, Football 7 dimainkan dengan format 7 vs 7 sesuai dengan namanya.

Sepak bola 7 vs 7 memiliki tiga badan utama di dunia, yakni IFA7, FIF7 dan FIFO7S. Di mana Indonesia memilih FIF7 sebagai induk organisasi dunianya.

Sementara, FSMI sendiri bernaung di bawah payung WMF (World Minifootball Federation).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang