Cerita Maudy Ayunda dan Patricia Davina Membangun From This Island dengan Bahan Lokal Indonesia

Industri kecantikan masih bergulat dengan isu over consumption akibat mengejar tren yang terus berubah-ubah.
Di tengah kondisi industri yang serba cepat ini, Maudy Ayunda dan Patricia Davina memilih membangun brand From This Island dengan pendekatan yang berbeda, yakni perlahan asal berkelanjutan.
Membangun brand secara perlahan asal berkelanjutan
CEO & Co-Founder From This Island Maudy Ayunda di acara Intimate Gathering From This Island, Noesaka Restaurant pada Selasa (28/04)
From This Island dibangun atas komitmen terhadap kearifan lokal. Komitmen ini ditunjukkan dalam setiap langkah yang dilakukan dengan transparan, mulai dari rantai pasok, pengembangan produk, sampai akhirnya tiba di tangan konsumen.Menariknya, dalam hal bahan utama yang digunakan di produk mereka, From This Island menggunakan bahan yang diambil dari lima pulau di Indonesia, yakni Jawa, Papua, Kalimantan, Sumatera, dan Bali.
Namun, perjalanan brand ini untuk mengembangkan produk yang memodernisasi kearifan lokal tentu tak selalu lancar. Berbagai tantangan harus dilewati. Pasalnya, ekstrak lokal yang digunakan dalam produk membutuhkan riset, waktu, dan komitmen penuh.
Meskipun kompleks, CEO & Co-Founder From This Island Maudy Ayunda mengatakan, proses yang panjang ini dilakukan karena From This Island dibangun dengan visi jangka panjang hingga puluhan tahun ke depan. Bukan sekadar mengejar tren.
“Salah satu langkah nyata kami adalah mengakuisisi paten teknologi dari Dr. Rudy yang telah melalui proses riset selama 12 tahun sebelum akhirnya siap kami bawa ke pasar, yang kami beri nama Lumera,” kata Maudy di acara Intimate Gathering From This Island, di Noesaka Restaurant, jakarta pada Selasa (28/04).
Memahami kebutuhan pasar dan konsumen
CBO & Co-Founder From This Island Patricia Davina di acara Intimate Gathering From This Island, Noesaka Restaurant pada Selasa (28/04)
Realitanya, membangun brand yang tidak hanya memikirkan profit, tetapi juga mempertimbangkan kepedulian pada lingkungan dan keberlanjutan memang membutuhkan keberanian.Dalam dua tahun berdirinya From This Island, CBO & Co-Founder From This Island Patricia Davina mengatakan, bahwa brand dihadapkan pada berbagai tantangan seperti tekanan biaya operasional, marketplace fees, sampai dengan persaingan harga.
tantangan yang dihadapi ini menimbulkan perdebatan internal, tapi kesimpulan akhirnya selalu sama.
“Kami secara konsisten menolak untuk menurunkan standar kualitas formulasi, meskipun margin bisa lebih sehat jika kami melakukannya. Namun, sebuah brand tidak didefinisikan oleh apa yang diiyakan, tapi oleh apa yang berani kita tolak, bahkan ketika berkata ‘tidak’ itu mahal harganya,” tegas Patricia.
Keberanian ini juga muncul bukan tanpa alasan. Patricia menjelaskan, bahwa setiap produk yang diluncurkan oleh From This Island selalu melalui proses riset pasar dan audiens yang panjang.
“Sebenarnya sebelum kita launch every product, tentunya we do studies and research juga to make sure that sebenernya there is an audience to what we are serving,” ujar Patricia dalam kesempatan yang sama.
Mempersembahkan Indonesia ke mata dunia
CEO & Co-Founder From This Island Maudy Ayunda berpose untuk foto kampanye produk terbaru From This Island yang akan segera rilis, Turmeric Advanced Power C Serum.
Menurut Maudy, selama ini Korea Selatan berhasil memperkenalkan budaya dan kekayaan alamnya ke mata dunia melalui produk kecantikan berbahan lokal yang dipasarkan secara global.Maka, From This Island melihat Indonesia punya kesempatan untuk melakukan hal yang sama dengan potensi kekayaan alam yang tidak kalah besar.
Apalagi, Maudy mengatakan, From This Island sejak awal memang ingin membawa cerita Indonesia ke panggung global melalui produk kecantikan.
“Jadi dari awal kita sempat ada bergumam gitu, kebayang enggak sih kalau kita pakai ekstrak lokal, terus kita jadi bisa memperkenalkan Indonesia lebih dalam lagi,” ungkap Maudy.
Maudy mengakui bahwa ekspansi ke pasar internasional menjadi salah satu tujuan besar yang terus dipikirkan, meski tetap diimbangi dengan fokus membangun fondasi di dalam negeri.
“Jadi sekarang pun kita sudah mulai memikirkan tahap-tahap awal untuk bisa melakukan itu. Karena market entry di tempat yang sangat-sangat baru itu juga luar biasa besar effort-nya. Sementara kami juga masih membangun gitu di Indonesia. Jadi we're trying to balance kedua priority itu,” pungkas Maudy.
Pada akhirnya, bagi Maudy, upaya From This Island sebagai brand yang berkomitmen pada kearifan lokal dan keberlanjutan adalah bentuk tanggung jawab nyata.
Indonesia berpotensi menjadi bagian aktif dari rantai nilai industri kecantikan dunia dan From This Island berniat mewujudkan itu.
"Karena pada satu titik, ini menjadi sebuah pertanyaan: kalau bukan kita, lalu siapa?" tegas Maudy.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang