Eksotis dan Autentik! Ini 5 Ide Masakan Indonesia Timur yang Wajib Kamu Coba
Indonesia adalah negeri yang dianugerahi kekayaan rempah luar biasa.
Jika selama ini lidah kita lebih akrab dengan masakan dari wilayah Barat seperti rendang atau gudeg, kini saatnya kita menoleh ke timur.
Kuliner Indonesia Timur menawarkan cita rasa yang kuat, unik, dan sangat autentik.
Melansir dari beberapa sumber, masakan dari Papua, Maluku, hingga Sulawesi memiliki karakter yang berbeda namun tetap menggugah selera.
Penasaran apa saja hidangan eksotis yang harus masuk dalam daftar buruan kulinermu? Berikut adalah 5 ide masakan Indonesia Timur yang wajib kamu coba!
1. Papeda dan Ikan Kuah Kuning
Sajian papeda dan ikan kuah kuning lebih dari sekadar hidangan; ia adalah simbol rasa syukur atas hasil alam sekaligus perekat hubungan persaudaraan antarwarga
Papeda adalah ikon kuliner dari Papua dan Maluku. Terbuat dari sagu, makanan pokok ini memiliki tekstur kenyal seperti jelly dengan rasa tawar yang unik. Cara makannya pun seru, yakni dengan digulung menggunakan sepasang sumpit kayu atau "gata-gata".
Agar rasanya sempurna, papeda selalu disandingkan dengan Ikan Kuah Kuning. Kuah kuning yang segar berkat perasan jeruk nipis dan kunyit ini memberikan keseimbangan rasa yang pas saat disantap bersama papeda yang lembut.
ilustrasi ayam woku
Bergeser ke Sulawesi Utara, tepatnya Manado, ada hidangan bernama Ayam Woku. Masakan ini adalah definisi dari "pesta rempah". Wangi aromatiknya yang tajam didapat dari campuran daun pandan, daun kunyit, daun jeruk, dan kemangi.
Rasanya pedas dan pekat, sangat cocok bagi kamu yang menyukai masakan dengan bumbu yang berani dan meresap hingga ke dalam serat daging.
3. Ayam Taliwang
Ilustrasi ayam taliwang khas Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) buatan Chef de Cuisine The Sira, a Luxury Resort and Spa Lombok, Adi Safardian Mulyana, dalam peluncuran Loka Rasa 2026 di Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place, Kamis (2/4/2026).
Siapa yang tidak kenal dengan hidangan khas Lombok dan Sumbawa ini? Ayam Taliwang terkenal karena rasa pedasnya yang menggigit dan sensasi smokey (aroma asap) yang khas karena proses pembakarannya.
Berbeda dengan ayam bakar pada umumnya, Taliwang biasanya menggunakan ayam kampung utuh agar tekstur dagingnya lebih gurih dan padat saat dipadukan dengan plecing kangkung yang segar.
4. Ikan Bakar Manokwari
Ilustrasi ikan bakar bumbu rujak untuk lauk makan nasi putih, tak perlu hidangkan sambal.
Papua tidak hanya punya papeda, tapi juga Ikan Bakar Manokwari. Yang membedakan ikan bakar ini dengan yang lain adalah penggunaan sambal mentah yang ditumbuk kasar dan ditaburkan langsung di atas ikan yang baru matang.
Kesegaran ikan tongkol yang dipadukan dengan pedasnya sambal khas Manokwari memberikan pengalaman rasa yang sangat jujur dan natural.
5. Sambal Colo-Colo
Sambal colo-colo adalah racikan mentah segar khas Maluku dan Papua, pendamping setia ikan bakar yang melambangkan kebersamaan masyarakat pesisir
Dari Maluku Utara, kita punya pendamping makanan paling legendaris: Sambal Colo-Colo. Sambal ini tidak diulek, melainkan diiris tipis yang terdiri dari cabai rawit, bawang merah, tomat hijau, dan perasan jeruk nipis.
Rasanya sangat segar dan ringan. Beberapa versi menambahkan kemangi atau kecap manis untuk memberikan dimensi rasa baru. Sambal ini adalah teman terbaik untuk segala jenis ikan bakar!
Menjelajahi masakan Indonesia Timur adalah perjalanan rasa yang tak terlupakan. Dari tekstur papeda yang unik hingga ledakan rempah pada ayam woku, setiap hidangan menceritakan kekayaan alam nusantara.
Jadi, mana nih yang mau kamu coba buat di rumah atau cicipi duluan?
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang