Kenapa Harus Tabur Garam Sebelum Goreng Cabai? Ini Penjelasannya!
Menggoreng cabai sering menjadi tantangan tersendiri di dapur. Banyak orang mengaku takut atau enggan melakukannya karena cabai dikenal mudah meletus saat bertemu minyak panas.
Selain mengagetkan, letusan tersebut bisa menyebabkan cipratan minyak yang berbahaya bagi kulit.
Namun, ada trik sederhana yang jarang diketahui banyak orang: menaburkan garam ke dalam minyak sebelum menggoreng cabai.
Cara ini bahkan disebut-sebut membuat pedagang pecel lele ketagihan karena mudah dan hasilnya efektif.
Manfaat garam dalam minyak: Cabai tidak meletus lagi
Saat cabai digoreng, sisa air di dalam atau di permukaannya bereaksi dengan panas minyak sehingga menimbulkan letusan. Inilah yang membuat minyak bisa muncrat dan melukai tangan atau wajah.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, cukup taburkan sedikit garam ke dalam minyak saat sedang dipanaskan. Biarkan garam larut dengan sendirinya tanpa diaduk.
Setelah itu, gunakan minyak seperti biasa untuk menggoreng atau menumis cabai. Trik ini bekerja karena garam membantu menstabilkan panas minyak sehingga mengurangi reaksi air yang memicu letusan.
Hasilnya, cabai tidak lagi meletus dan proses memasak menjadi jauh lebih aman.
Selain garam, ini tips lain agar cabai tidak meletus
Selain menambahkan garam, ada beberapa langkah sederhana lain yang bisa dilakukan agar cabai tidak meletus saat digoreng.
1. Pastikan cabai benar-benar kering
Cabai yang baru dicuci biasanya menyimpan sisa air di permukaannya. Air inilah yang menjadi penyebab utama letusan.
Karena itu, setelah dicuci, lap cabai dengan tisu atau kain bersih sampai kering. Pastikan tidak ada titik air yang tertinggal.
2. Iris cabai terlebih dahulu
Cabai utuh menyimpan udara di dalamnya. Ketika udara tersebut memuai akibat panas, letusan bisa terjadi.
Ilustrasi cabai rawit. Cabai mengandung capsaicin yang bermanfaat bagi metabolisme, gula darah, dan pencernaan jika dikonsumsi secara teratur dan sesuai toleransi tubuh, menurut berbagai penelitian.
Untuk mencegahnya, cukup belah cabai memanjang menjadi dua atau iris tipis sebelum digoreng. Dengan begitu, udara di dalamnya keluar dan cabai aman ditumis tanpa risiko meletus.
3. Gunakan sedikit minyak
Saat menumis cabai, gunakan minyak secukupnya saja, sekitar 3–5 sendok makan. Minyak yang sedikit akan membuat risiko cipratan menjadi lebih kecil jika terjadi letusan.
4. Masak dengan api kecil
Minyak yang terlalu panas akan lebih mudah menyebabkan cabai meletus. Karena itu, gunakan api kecil agar panas minyak lebih stabil dan aman. Dengan api kecil, cabai matang merata tanpa menimbulkan letusan yang berbahaya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang