Top 35+ Jam Terbang ke Indonesia, Miss International 2025 Asal Kolombia Langsung Jajal Pijat Tradisional Jawa
Perjalanan panjang selama puluhan jam tak menyurutkan semangat Miss International 2025 asal Kolombia, Catalina Duque Abréu, saat tiba di Indonesia. Usai menempuh perjalanan udara yang melelahkan dari Kolombia, ia justru memilih langsung merasakan pengalaman khas Nusantara, yakni pijat tradisional Jawa yang terkenal menenangkan tubuh.
Momen ini terjadi dalam rangkaian agenda menuju malam puncak ajang Puteri Indonesia 2026. Kehadiran para ratu kecantikan dunia bukan hanya untuk menghadiri acara, tetapi juga untuk merasakan langsung kekayaan budaya Indonesia, khususnya dalam bidang wellness atau perawatan tubuh tradisional. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
Perjalanan panjang tersebut membuat pijat tradisional Jawa menjadi pilihan yang tepat bagi Catalina untuk memulihkan kondisi tubuhnya. Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia, Putri Kus Wisnu Wardani yang menjamu keempat ratu kecantikan global tersebut.
"Nah kebetulan Miss International itu baru datang dari negaranya, jadi dia terbang selama 35 jam. Jadi tepat sekali dia mengatakan terima kasih sekali karena hari ini bisa menikmati perawatan, dia perlu untuk pembugaran kembali jasmaninya,” ungkap Putri Kus Wisnu Wardani di Taman Sari Royal Heritage Spa Jakarta pada Kamis, 23 April 2026.
Kunjungan ini tidak hanya diikuti oleh Miss International 2025. Tiga ratu dunia lainnya juga turut menikmati pengalaman spa khas Indonesia, yaitu Eduarda Braum (Miss Supranational 2025 asal Brasil), Yolina Serafina Lindquist Miss Cosmo 2025 asal Amerika Serikat), serta Anna Blanco Flores (Miss Charm 2025 asal Venezuela).
Selain menikmati pijat tradisional, para ratu dunia juga diperkenalkan dengan berbagai tradisi Indonesia, mulai dari makanan khas hingga ritual sederhana yang sarat makna budaya.
"Hari ini kami Yayasan Putri Indonesia bersama dengan Mustika Ratu menjamu empat ratu dunia… dan kami menyajikan makanan-makanan khas Indonesia… dan mereka juga merasakan cuci tangan secara tradisional dengan aromaterapi yang berasal dari Indonesia,” jelas Putri.
Salah satu treatment utama yang dicoba adalah Javanese Massage, sebuah teknik pijat tradisional yang memiliki ciri khas berbeda dibandingkan pijat dari negara lain.
Menurut Putri Kus Wisnu Wardani, teknik pijat ini berfokus pada pelepasan ketegangan otot secara bertahap.
"Mereka akan merasakan Javanese Massage, jadi memang ada perbedaan antara pijat tradisional Jawa ini dengan teknik-teknik pijat lain. Jadi ditekankan pada relaksasinya itu menekan-nekan dulu otot-otot yang lelah, kemudian baru dipurai,” jelasnya lagi.
Kunjungan para ratu dunia ke spa tradisional bukan sekadar aktivitas relaksasi. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia internasional.
Menurut Yayasan Puteri Indonesia, generasi muda berusia 20 hingga 35 tahun merupakan kelompok pelancong terbesar di dunia. Oleh karena itu, memperkenalkan budaya melalui figur internasional diharapkan dapat meningkatkan minat wisatawan untuk datang ke Indonesia.
Dengan pengalaman langsung seperti menikmati pijat tradisional, mencicipi kuliner khas, hingga merasakan ritual budaya, para ratu dunia diharapkan dapat menjadi duta informal yang mempromosikan Indonesia di panggung global.
Kunjungan ini juga berlangsung menjelang malam puncak Puteri Indonesia 2026 yang akan digelar pada Jumat malam, 24 April 2026. Persiapan menuju grand final disebut telah hampir rampung, mulai dari panggung hingga latihan para finalis.
Kehadiran empat ratu dunia semakin menambah kemeriahan acara sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi budaya dan wellness yang menarik.