Atlet Muda Indonesia Raih Prestasi di Kejuaraan Dunia Taekwondo Junior
Atlet muda Taekwondo Indonesia, Audrey Davin mampu mencetak prestasi dengan lolos ke babak delapan besar dalam Kejuaraan Dunia Taekwondo Junior Tashkent 2026.
Kejuaraan Dunia Taekwondo Junior Tashkent 2026 dilangsungkan pada 12-17 April 2026 di Tashkent, Uzbekistan.
Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) mengirimkan satu tim yang terdiri atas Lia Karina (pelatih nasional), Nisa Anggita (masseur), dan tiga orang atlet ke Kejuaraan Dunia Tashkent 2026 ini.
Atlet-atlet Taekwondo yang berlaga di Kejuaraan Dunia tersebut adalah Audrey Davin (-48 kg), Gentza Erlangga (-73 kg), dan Queenta Keshia (-49 kg)
Audrey Davin masuk ke babak delapan besar atau perempat final dengan rekor empat kali menang melawan Kanada, Bulgaria, dan Maroko, sebelum kemudian kalah dari Yordania.
Prestasi ini disambut baik oleh Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H., M.M. selaku Ketua Umum PBTI dalam rilis yang diterima Kompas.com pada Selasa (21/4/2026).
Aksi Atlet Taekwondo Junior Indonesia dalam gelaran Tashkent 2026 World Taekwondo Junior Championships di Tashkent, Uzbekistan.
Apresiasi Ketum PBTI untuk Penampilan Atlet Taekwondo Indonesia
Richard memberikan apresiasi usai atlet taekwondo Indonesia mampu mengalahkan beberapa negara, seperti Spanyol, Slovakia, Italia, dan Perancis.
"Meski para atlet muda Taekwondo Indonesia belum berhasil merebut medali, saya masih bisa bangga dengan capaiannya ini,” ucapnya.
Selepas berlaga di Tashkent, Richard Tampubolon berharap seluruh atlet pelatnas taekwondo Indonesia dapat memberikan hasil terbaik dalam kejuaraan mendatang di tingkat internasional.
“Dengan persiapan dan evaluasi matang, saya yakin akan bisa memenuhi target prestasi,” tutupnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang