Mino WINNER Terancam 1,5 Tahun Penjara, Akui Ada Gangguan Mental dalam Kasus Absen Wajib Militer

Mino WINNER
Mino WINNER

 Mino WINNER kini tengah menghadapi situasi hukum serius setelah jaksa menuntut hukuman penjara selama 1 tahun 6 bulan. Tuntutan tersebut diajukan terkait dugaan ketidakhadiran tanpa izin selama menjalani tugas sebagai pekerja layanan publik, yang merupakan bagian dari kewajiban wajib militer di Korea Selatan.

Kasus ini langsung menjadi sorotan publik, terutama di kalangan penggemar K-pop, karena menyangkut salah satu idol ternama yang selama ini dikenal aktif di industri hiburan. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi dari pihak kejaksaan, Song Mino diketahui menjalani tugas sebagai pekerja layanan publik sejak Maret 2023 hingga Desember 2024. Selama periode tersebut, ia ditempatkan di sebuah perusahaan pengelola fasilitas dan pusat kesejahteraan publik yang berlokasi di wilayah Mapo-gu, Seoul.

Namun, jaksa menilai bahwa Song Mino tidak menjalankan kewajibannya dengan baik. Ia diduga tidak hadir tanpa alasan yang sah selama total 102 hari, serta beberapa kali meninggalkan tempat tugas tanpa izin resmi. Hal inilah yang menjadi dasar utama tuntutan pidana terhadap dirinya.

Selain itu, pihak pengadilan juga mengungkap bahwa seorang pengawas layanan publik berinisial Mr. Lee turut didakwa dalam kasus ini. Ia diduga memalsukan dokumen terkait kehadiran Song Mino. Sidang lanjutan terhadap pengawas tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21 Mei, setelah itu hakim akan menentukan jadwal putusan hukuman bagi kedua pihak.

Dalam pernyataan terakhirnya di pengadilan, Song Mino menyampaikan rasa penyesalan mendalam atas situasi yang terjadi. Ia juga mengungkap bahwa dirinya selama ini mengalami sejumlah gangguan kesehatan mental.

“Saya menderita gangguan bipolar dan gangguan panik, tetapi saya tahu itu tidak bisa menjadi alasan,” ujar Mino di hadapan pengadilan yang dilansir dari KBIZoom pada Rabu, 22 April 2026. 

Ia menambahkan bahwa sebagai figur publik yang telah menerima banyak dukungan dari masyarakat, ia merasa malu karena tidak mampu memberikan contoh yang baik.

Song Mino juga menyatakan bahwa jika diberi kesempatan untuk kembali menjalani tugas layanan publik, ia berjanji akan melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab.

Sebelumnya, Song Mino pernah terbuka mengenai kondisi kesehatannya saat tampil dalam program Dr. Oh’s Golden Clinic. Dalam acara tersebut, ia mengaku mulai mengalami gangguan panik, depresi, dan bipolar sejak sekitar tahun 2017.

Ia menggambarkan kondisinya saat itu seperti “terjebak dalam lembah yang sangat dalam”. Gejala yang dialami termasuk serangan panik berat hingga kesulitan bernapas, yang akhirnya membuatnya memutuskan untuk mencari bantuan medis profesional.

Song Mino juga mengungkap bahwa dirinya didiagnosis mengalami gangguan mental ketika sedang menjalani syuting sejumlah program populer, seperti New Journey to the West dan Kang’s Kitchen.

Ia mengaku sering menangis sendirian setelah proses syuting selesai. Menurutnya, saat kamera dimatikan, hidup terasa sangat berat dan penuh tekanan. Ia memilih menyimpan masalah tersebut sendiri dan tidak membicarakannya kepada rekan satu grup karena merasa takut dan tidak memiliki keberanian untuk terbuka.

Rekan sesama anggota WINNER juga pernah memberikan pandangan terkait kondisinya. Kang Seung-yoon mengaku bisa merasakan ada sesuatu yang tidak beres pada Song Mino meski tidak diberi tahu secara langsung. Sementara itu, Lee Seung-hoon menyatakan bahwa meski Song Mino menghadapi kesulitan, ia juga memiliki kekuatan untuk bangkit dari situasi tersebut.

Lee Seung-hoon menambahkan bahwa setiap orang pasti mengalami masa sulit, namun ia percaya Song Mino memiliki kemampuan untuk melewati tantangan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus yang menimpa Song Mino kini masih dalam tahap persidangan, dan keputusan akhir akan sangat menentukan masa depan kariernya di industri hiburan. Jika tuntutan penjara benar-benar dijatuhkan, dampaknya bisa memengaruhi aktivitas profesionalnya bersama WINNER maupun sebagai artis solo.

Publik dan penggemar kini menunggu hasil sidang selanjutnya, sembari berharap kasus ini dapat diselesaikan secara adil. Terlepas dari hasil akhirnya, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kesehatan mental dan tanggung jawab profesional merupakan hal penting yang harus dijaga, terutama bagi figur publik yang menjadi sorotan masyarakat luas.