Hector Souto Ungkap Alasan Indonesia Tak Takut Lawan Thailand di Final AFF Futsal
Timnas Futsal Indonesia memastikan tempat di final ASEAN Futsal Championship 2026 setelah menumbangkan Vietnam.
Pertandingan semifinal Indonesia vs Thailand berlangsung ketat di Nonthaburi Sports Complex Gymnasium, Jumat (10/4/2026), dengan skor akhir 3-2.
Hasil ini menjaga peluang Indonesia mempertahankan gelar setelah sukses pada edisi sebelumnya.
Laga final Piala AFF Futsal 2026 akan digelar pada 12 April mendatang dengan Thailand sebagai lawan.
Pelatih Timnas Futsal Indonesia Hector Souto menyebut persiapan tim berjalan dalam waktu singkat.
“Kami telah berlatih bersama selama lima hari. Pemain ini telah berlatih bersama selama lima hari,” ujar Souto setelah pertandingan.
Thailand Jadi Lawan Berat di Partai Puncak
Thailand datang ke final dengan kekuatan penuh dan pengalaman tinggi.
Souto menilai lawannya memiliki kualitas mumpuni serta pantas disebut sebagai favorit.
“Ada enam pemain yang pernah berlaga di Piala Dunia terakhir. Jadi, menurut saya, jika Thailand lolos ke final, mereka jelas-jelas menjadi favorit,” kata Souto.
Ia juga menyoroti kehadiran pemain berpengalaman di skuad Thailand.
Pemain Timnas Futsal Indonesia Dewa Rizki Amanda (jersey merah nomor 6) beraksi saat melawan Vietnam di babak semifinal Piala AFF 2026 di Nonthaburi Stadium, Thailand, Jumat (10/4/2026)
“Tidak mungkin mereka bukan favorit karena mereka memiliki enam pemain yang sudah pernah bermain di Piala Dunia, yang sudah mencapai babak 16 besar di Piala Dunia.”
Selain itu, Souto menyinggung sosok Muhammad Osamanmusa sebagai ancaman utama.
“Anda memiliki satu pemain yang bermain di Spanyol sejak tiga atau empat tahun lalu, yaitu Muhammad Osamanmusa, yang merupakan pivot yang sangat bagus dan pemain terbaik di kompetisi ini,” ujarnya.
Indonesia Siap Tampil Tanpa Rasa Takut
Menghadapi lawan kuat, Indonesia tetap menargetkan penampilan maksimal.
Souto menegaskan timnya tidak akan gentar dan siap bersaing hingga akhir.
“Jadi, kami hanya berada di sini untuk bersaing dengan siapa pun yang mencapai final dan mencoba bersaing dengan mereka,” ucapnya.
Ia juga menekankan identitas permainan tim harus tetap dijaga.
“Namun, kami tetaplah Indonesia dan kami akan berusaha memainkan permainan kami serta menjadi juara turnamen ini.”
“Karena kami berada di final dan saya sangat bangga dengan tim saya,” tutup Souto.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang