Detik-detik Ledakan Senapan Rakitan Saat Ujian Praktik di Sekolah Buat Siswa SMP di Riau Tewas
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Siak, Ajun Komisaris Polisi Raja Kosmos Parmulais, mengatakan peristiwa terjadi saat korban mempraktikkan alat yang diduga berupa senapan tiba-tiba terjadi ledakan, yang menyebabkan korban mengalami luka di bagian kepala, Rabu, 8 April 2026.
"Kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan benda yang diamankan akan dikirim ke laboratorium forensik (Labfor). Kita belum bisa memastikan bahan atau penyebab pasti ledakan sebelum ada hasil pemeriksaan,” ujar dia, Kamis, 9 April 2026.
Saat itu adalah jam kegiatan ujian praktek sains pelajaran IPA dengan lima kelompok siswa yang masing-masing beranggotakan sembilan orang. Masing-masing kelompok akan memperagakan hasil karya sains yang telah mereka kerjakan.
Ketika giliran kelompok MA, dia (MA) menyuruh teman kelompoknya untuk menjauh dari titik TKP. Pasalnya MA akan memperagakan ujian prakteknya yang berupa senapan 3D rakitan yang dibuatnya.
MA mengambil posisi sebagai peraga dan melakukan tembakan senapan yang dibuatnya. Akan tetapi pada saat tembakan dilakukan terjadi ledakan di senapan rakitan tersebut yang mengakibatkan keluar asap dan suara ledakan disusul berhamburannya sejumlah material.
"Pecahan senapan rakitan berhamburan mengenai aula sekolah, dinding kelas dan juga kepala korban sehingga korban mengalami luka di bagian wajah akibat terkena pecahan senapan tersebut," kata dia.
Korban selanjutnya sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
"Sejumlah barang bukti terkait proyek sains tersebut turut diamankan untuk keperluan penyelidikan," ujarnya.
Menurut dia, diduga penyebab ledakan yaitu hasil karya sains korban berbentuk bagian-bagian plastik, potongan besi dan bubuk hitam, namun kepolisian belum bisa memastikan jenis bubuk hitam itu karena harus dilakukan uji laboratorium.
"Kita kirim ke Labfor Polda Riau untuk memastikannya. Kita minta tidak ada spekulasi informasi yang tidak benar atas kejadian ini," kata dia lagi.
Sebelumnya diberitakan, seorang siswa kelas IX SMP Sains Tahfihz Islamic Center di Kabupaten Siak, Riau berinisial MA (15) meninggal dunia setelah mengalami luka di bagian kepala diduga akibat ledakan saat mengikuti ujian praktik sains, Rabu 8 April sekitar pukul 10.30 WIB.
Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Raja Kosmos Parmulais, mengatakan peristiwa terjadi saat korban bersama kelompoknya tengah melaksanakan ujian praktik sains di sekolah.
Namun nahas, saat korban mempraktikkan alat yang diduga berupa senjata senapan rakitan tiba-tiba terjadi ledakan. Ledakan tersebut menyebabkan korban mengalami luka di bagian kepala.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah barang terkait turut diamankan untuk keperluan penyelidikan.
“Saat ini kami sedang melakukan olah TKP. Benda yang diamankan akan dikirim ke laboratorium forensik. Kita belum bisa memastikan bahan atau penyebab pasti ledakan sebelum ada hasil pemeriksaan,” kata Raja. (Ant)