Viral Siswa SMP di Lampung Ini Dikeluarkan dari Sekolah Lantaran Dibully
Siswa SMP di Lampung bernama Gina Dwi Sartika ramai jadi sorotan. Gina harus menerima pil pahit, lantaran dirinya terpaksa harus putus sekolah. Gina putus sekolah lantaran sering dibully atau dirundung oleh teman-temannya.
Berdasarkan potongan video yang diunggah di akun @feedgramindo, ibunda Gina Dwi Sartika menyebut dirinya mendapat kabar dari pihak sekolah bahwa sang putri mengalami perundungan. Lantaran kasus perundungan tersebut, pihak sekolah memutuskan untuk mengeluarkan Gina dari sekolah.
”Tiba-tiba dipulangin aja sama guru di sekolah. Ngomong katanya Gina di sekolah dibully katanya terus kata Kepala Sekolahnya daripada milih murid satu yang lainnya bubar,” kata ibunda dari Gina.
Dia juga menyebut bahwa dirinya hanya bisa pasrah jika pihak sekolah mengeluarkan putrinya. Dia menyebut putrinya akan mengambil kejar paket yang merupakan pendidikan formal yang diadakan oleh pemerintah.
Jika pada sekolah umum memiliki batasan usia, pada sekolah kejar paket tidak memiliki batasan usia. Artinya, seluruh penduduk Indonesia bisa belajar layaknya para siswa untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik lagi.
Selain itu, orang-orang yang mengikuti sekolah paket juga berhak mendapatkan sertifikat atau ijiazah yang mempunyai kekuatan yang sama dengan ijazah yang dikeluarkan sekolah umum. Biasanya, ujian kejar paket diadakan dua kali dalam satu tahun.
Seperti halnya sekolah umum, sekolah kejar paket terdiri dari tiga macam, yakni paket A yang setara dengan SD, paket B setara dengan SMP, dan paket C yang setara dengan SMA.
”Yaudah Gina dikeluarin. Yaudah lah kataku nggak apa-apa, kalau nanti ada sekolah paket, sekolah paket aja yang gratis kataku.,” kata ibunda Gina.
Gina sendiri mengaku bahwa selama bersekolah banyak teman-temannya yang melakukan perundungan dalam bentuk verbal. Dirinya sering mendapat perundungan terkait dengan pekerjaan orang tuanya yang merupakan pemulung.
”Apa ya bullynya kayak ngata-ngatain orang tua. Jadi akunya nggak suka lah orang tua dikata-kataian pekerjaan orang tua ya pokoknya terpaut orang tua,” kata Gina.
Gina sendiri mengaku jika di masa depan dirinya ingin sekali bisa menjadi seorang guru. Alasannya pun sangat menyentuh, dengan menjadi guru dirinya berharap bisa mengajari adik-adiknya.
”Pengen jadi guru atau nggak jadi bidan. Pengen jadi guru supaya bisa kayak ngajarin adek,” kata dia.
Di sisi lain, ibunda Gina juga menceritakan dirinya membesarkan keenam anaknya dari hasil memulung botol bekas dan kardus. Ia berharap pemerintah memperhatikan Gina agar bisa kembali bersekolah.
“Awalnya anak saya Gina diasuh oleh adik saya sejak usia 9 bulan, tetapi adik saya meninggal dunia pada 2023, hingga akhirnya dia kembali ke saya. Ke depannya pemerintah bantu-bantu lah masyarakat yang nggak punya seperti bikin akte kelahiran,” kata dia.
Video TikTok: https://www.tiktok.com/@feedgramindo/video/75...