Ditutup Sementara, Wisata Bromo Bakal Buka Lagi pada 12 April 2026

pemulihan alam, Bromo Tengger Semeru, libur Lebaran, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Ditutup Sementara, Wisata Bromo Bakal Buka Lagi pada 12 April 2026

Aktivitas wisata di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, ditutup sementara dari Senin (6/4/2026) sampai Minggu (12/4/2026) pukul 10.00 WIB.

Kebijakan penutupan selama sepekan itu dilakukan dalam rangka istirahat dan pemulihan alam di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru secara alami.

Langkah tersebut diambil setelah menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan pada periode libur Lebaran 2026 beberapa waktu lalu.

Ketua Tim Departemen Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Hendra Wisantara mengatakan, penutupan ini akan menjadi kesempatan bagi alam untuk "bernapas".

“Sekaligus ruang bagi kita semua untuk memperkuat komitmen dalam pengelolaan kawasan yang lebih berkelanjutan,” kata Hendra melalui pesan singkat, Senin (11/4/2026).

TN Bromo Tengger Semeru tutup sementara selama seminggu

Membiarkan alam "bernapas"

pemulihan alam, Bromo Tengger Semeru, libur Lebaran, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Ditutup Sementara, Wisata Bromo Bakal Buka Lagi pada 12 April 2026

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menutup aktivitas wisata selama sepekan hingga Minggu (12/4/2026) untuk pemulihan alam.

Lonjakan kunjungan wisatawan selama libur Lebaran beberapa waktu lalu menyebabkan sejumlah kerusakan terhadap alam di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, baik secara langsung maupun tidak langsung. 

Hendra menuturkan, kerusakan tersebut, antara lain di vegetasi seperti rerumputan yang terlindas kendaraan, pencemaran sampah akibat aktivitas di dalam wilayah tersebut, serta polusi udara. 

Oleh karena itu, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru akan memanfaatkan momen penutupan kali ini untuk mempererat kolaborasi dengan pelaku jasa wisata.

Upaya tersebut, antara lain melalui aktivitas membersihkan kawasan, sosialisasi Jalur Lingkar Kaldera Tengger, serta pelatihan bagi pelaku jasa transportasi jip dan kuda.

“Pelatihan bagi pelaku jasa transportasi jip dan kuda ini penting untuk meningkatkan pelayanan ke pengunjung, termasuk memperhatikan kondisi kendaraan sebelum berangkat, etika pelaku jasa dan serta tata tertib dalam berkendaraan di dalam kawasan TNBTS,” jelas Hendra.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang