Naik Lagi! Ranking FIFA Indonesia Melonjak Usai Cukur Saint Kitts & Nevis 4-0, Makin Jauh Tinggalkan Malaysia
Kemenangan telak Timnas Indonesia atas Saint Kitts & Nevis bukan hanya mengantar skuad Garuda ke final FIFA Series 2026, tetapi juga langsung berdampak pada posisi Indonesia di ranking FIFA. Berdasarkan pembaruan di laman resmi FIFA per Sabtu 28 Maret 2026, Indonesia naik ke peringkat 120 dunia dengan koleksi 1148,70 poin.
Kenaikan ini menjadi lanjutan tren positif Timnas Indonesia dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, Indonesia berada di peringkat 121 dunia dengan 1144,73 poin. Tambahan poin dari kemenangan 4-0 di FIFA Series membuat posisi Garuda kembali merangkak naik dan semakin menjauh dari rival utama di Asia Tenggara, Malaysia.
Sebaliknya, Malaysia justru mengalami penurunan peringkat yang cukup drastis setelah terkena sanksi dari AFC akibat kasus administrasi pemain naturalisasi. Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengonfirmasi menerima keputusan resmi AFC pada 17 Maret terkait hukuman tersebut. Malaysia dijatuhi hukuman kalah 0-3 dalam dua pertandingan Kualifikasi Piala Asia 2027, serta denda sebesar USD 50 ribu. Dampak dari sanksi itu membuat sejumlah hasil pertandingan Malaysia sebelumnya dibatalkan dan berpengaruh langsung terhadap perolehan poin di ranking FIFA.
Kondisi ini membuat Indonesia kini berada di atas angin dalam persaingan ranking FIFA di Asia Tenggara. Indonesia sukses menyalip Malaysia yang anjlok tajam hingga 14 peringkat ke posisi 135 dunia dengan 1095,90 poin. Sementara itu, posisi Indonesia kini mulai mendekati Vietnam dan masih berada di bawah Thailand yang menjadi tim dengan ranking FIFA tertinggi di kawasan Asia Tenggara saat ini.
Jalannya Pertandingan Indonesia vs Saint Kitts & Nevis
Kemenangan atas Saint Kitts & Nevis sendiri diraih dengan permainan yang cukup dominan. Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 27 Maret 2026, Indonesia langsung menekan sejak awal pertandingan dan tidak memberi banyak ruang bagi lawan untuk berkembang.
Gol pertama Indonesia lahir pada menit ke-15 melalui Beckham Putra setelah menerima umpan terobosan Ole Romeny. Beckham kembali mencetak gol kedua pada menit ke-25 melalui aksi individu dari sisi kiri yang dituntaskan dengan sepakan melengkung ke pojok gawang. Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Pemain Timnas Indonesia, Ole Romeny
Memasuki babak kedua, Indonesia tetap tampil menyerang. Ole Romeny ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-52 setelah memanfaatkan bola rebound hasil situasi sepak pojok. Indonesia semakin menjauh dengan skor 3-0.
Pelatih John Herdman kemudian melakukan beberapa pergantian pemain untuk menjaga intensitas permainan. Strategi ini berjalan efektif, dan pada menit ke-74 pemain pengganti Mauro Zijlstra berhasil mencetak gol keempat setelah menerima umpan terobosan Joey Pelupessy. Gol tersebut menutup kemenangan Indonesia menjadi 4-0.
Hasil ini memastikan Indonesia melaju ke final FIFA Series 2026 dan akan menghadapi Bulgaria pada pertandingan berikutnya. Laga tersebut juga berpotensi kembali mendongkrak perolehan poin Indonesia di ranking FIFA, mengingat Bulgaria memiliki peringkat yang lebih tinggi.
Jika mampu kembali meraih hasil positif di final, bukan tidak mungkin Indonesia kembali naik peringkat dan semakin memperbaiki posisi di ranking FIFA dunia. Momentum ini menjadi peluang besar bagi Timnas Indonesia untuk terus memperbaiki posisi di level internasional.
Susunan Pemain
Indonesia: Maarten Paes; Rizky Ridho, Jay Idzes (Ivar Jenner 58'), Elkan Baggott (Ragnar Oratmangoen 65'); Kevin Diks (Sandy Walsh 58'), Jordi Amat (Yakob Sayuri 58'), Calvin Verdonk (Joey Pelupessy 58'), Dony Tri Pamungkas; Beckham Putra (Justin Hubner 65'), Ramadhan Sananta (Mauro Zijlstra 71'), Ole Romeny (Eliano Reijnders 65')
Saint Kitts & Nevis: Julani Archibald; Ethan Bristow, Romaine Sawyers, Malique Roberts, Daron Thomas, Mervin Lewis, Yohannes Mitchum, Tiquanny Williams, Kyle Kelly, Omari Sterling-James, Harrison Panayiotou