Terpopuler: Misi Kiandra Ramadhipa di Moto3, Kekuatan Baru Tim Indonesia di Thomas & Uber Cup 2026
Geliat dunia olahraga pada Kamis, 26 Maret 2026 ini diwarnai oleh kabar membanggakan sekaligus tantangan besar di lintasan balap dan arena bulu tangkis. Pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, resmi membawa misi besar menuju ekosistem MotoGP melalui ajang Moto3 Junior 2026, di tengah sorotan tajam terhadap masalah infrastruktur MotoGP Brasil.
Sementara itu, dari sirkuit Formula 1, dominasi Mercedes di awal musim mulai diwaspadai oleh Toto Wolff jelang GP Jepang. Tak ketinggalan, persiapan regenerasi skuad Thomas & Uber Cup Indonesia serta panasnya tensi jelang rematch tinju dunia kelas terbang putri di Meksiko turut melengkapi daftar berita yang paling menyita perhatian pembaca.
Berikut ini artikel terpopuler VIVA.co.id di kanal Sport sepanjang Kamis, 26 Maret 2026:
5. MotoGP Brasil Dihantam Masalah Serius, dari Lubang Menganga hingga Aspal Rusak
MotoGP Brasil Dihantam Masalah Serius, dari Lubang Menganga hingga Aspal Rusak
Kembalinya ajang MotoGP Brazilian Grand Prix setelah dua dekade justru diwarnai sejumlah insiden teknis yang memicu kekhawatiran serius soal keselamatan lintasan. Mulai dari munculnya lubang di trek hingga kerusakan aspal, rangkaian masalah tersebut akhirnya diungkap secara resmi oleh MotoGP bersama Federation Internationale de Motocyclisme.
Dalam pernyataan terbarunya, pihak penyelenggara memastikan investigasi telah rampung. Mereka juga berjanji seluruh persoalan akan dituntaskan sebelum balapan kembali digelar di Brasil pada 2027.
Masalah paling mencolok terjadi usai sesi kualifikasi, ketika sebuah lubang tiba-tiba muncul di lintasan lurus start/finish di Autódromo Internacional de Goiânia Ayrton Senna.
MotoGP mengungkap bahwa lubang tersebut berasal dari runtuhnya saluran pembuangan lama yang tidak terdokumentasi di bawah permukaan trek.
“Kerusakan tersebut disebabkan oleh runtuhnya sistem pembuangan lama yang tidak terdokumentasi di bawah permukaan,” tulis pernyataan resmi MotoGP
Selengkapnya
4. Misi Tuntas di Puebla: Gabriela Sanchez Siap Hujani Tamara DeMarco dengan Pukulan KO
Silver Gabriela Sanchez (kiri) bersama Tamara DeMarco (kanan)
Panggung tinju dunia kelas terbang putri akan kembali memanas. Dua petarung tangguh, Gabriela "La Bonita" Sanchez dan Tamara DeMarco, dijadwalkan naik ring untuk laga ulang (rematch) pada 28 April mendatang di Arena GNP, Puebla, Meksiko.
Pertarungan ini bukan sekadar perebutan gengsi, melainkan jalan pintas menuju takhta tertinggi. Pemenang dari duel ini dipastikan akan menjadi penantang utama bagi pemegang sabuk juara dunia tak terbantahkan (undisputed), Gabriela Fundora, yang saat ini menguasai empat gelar sekaligus (WBC, WBA, IBF, dan WBO).
Menuntaskan Urusan yang Belum Selesai
Pertemuan pertama mereka pada Desember 2025 di kota yang sama berakhir dengan kekecewaan. Akibat benturan kepala yang tidak disengaja, Tamara DeMarco mengalami luka robek parah di alis kirinya, memaksa juri memutuskan hasil imbang teknis (technical draw).
Kini, Gabriela Sanchez yang bertarung di hadapan publik sendiri berambisi membuktikan kualitasnya. "La Bonita" yang memiliki rekor 12 kemenangan berencana memanfaatkan keunggulan tinggi badan dan jangkauannya untuk mendominasi laga.
Selengkapnya
3. Tak Lagi Sama! Bedah Kekuatan Baru Tim Indonesia di Thomas & Uber Cup 2026, Siapa Jadi Penentu?
Anthony Sinisuka Ginting
Dua tahun setelah tampil impresif dengan menembus final, wajah tim bulu tangkis Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2026 dipastikan tak lagi sama. Regenerasi, cedera, hingga keputusan pensiun sejumlah pemain membuat komposisi skuad “Merah Putih” mengalami pergeseran signifikan.
Di satu sisi, perubahan ini membuka peluang munculnya wajah-wajah baru. Namun di sisi lain, konsistensi performa tim justru menjadi tanda tanya besar, terutama saat Indonesia kembali memburu gelar prestisius di ajang beregu paling bergengsi tersebut.
Pada edisi sebelumnya, sektor putra tampil solid dengan kombinasi pemain papan atas seperti Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie di tunggal, serta kekuatan ganda yang relatif stabil. Kini, komposisi itu mulai mengalami penyesuaian, baik karena faktor performa maupun kebutuhan regenerasi.
Jonatan diproyeksikan tetap menjadi tulang punggung di sektor tunggal, didampingi nama-nama seperti Alwi Farhan hingga pemain muda potensial seperti Moh. Zaki Ubaidillah. Sementara itu, kehadiran kembali Anthony menjadi opsi penting, meski konsistensinya masih akan sangat menentukan.
Selengkapnya
2. Dominasi Russell dan Kimi Antonelli di Awal Musim, Mercedes Waspadai Kebangkitan Rival di F1 GP Jepang
Pembalap Italia Andrea Kimi Antonelli dari tim Mercedes AMG Petronas F1
Tim Mercedes mengawali era regulasi baru Formula 1 musim 2026 dengan performa yang sangat dominan. Namun, Kepala Tim Mercedes, Toto Wolff, menegaskan kepada seluruh kru dan pembalapnya untuk tidak terbuai dengan kesuksesan di dua seri pembuka.
Mercedes tampil perkasa dengan mengamankan posisi satu-dua (finish 1-2) secara beruntun. Di F1 GP Australia, George Russell keluar sebagai pemenang diikuti oleh talenta muda Kimi Antonelli di podium kedua. Dominasi tersebut berlanjut di GP China, di mana Kimi mencatatkan kemenangan perdana dalam kariernya, sementara Russell menempati posisi kedua.
Tantangan Baru di Setiap Lintasan
Meski berada di atas angin, Toto Wolff mengingatkan bahwa tantangan di setiap sirkuit selalu berbeda. "Setiap lintasan selalu memberikan pelajaran setiap waktu. Setiap akhir pekan membawa tantangan baru, dan kami memfokuskan untuk menyelesaikan pekerjaan kami, serta mencari perbaikan," ujar Wolff dalam keterangan resmi Mercedes, Kamis (26/3).
Wolff menyadari bahwa rival utama seperti Ferrari, McLaren, hingga Red Bull saat ini masih berjuang mengatasi kendala pengembangan dan penyesuaian terhadap regulasi mesin serta aerodinamika musim 2026. Namun, ia tidak ingin timnya lengah karena persaingan perebutan gelar juara dunia dan konstruktor masih sangat panjang.
Selengkapnya
1. Misi Kiandra Ramadhipa di Moto3 Junior 2026: Ikuti Jejak Veda Ega Pratama ke Ekosistem MotoGP
Pembalap Muhammad Kiandra Ramadhipa
Dunia balap motor Indonesia kembali melahirkan talenta menjanjikan di kancah internasional. Kiandra Ramadhipa, pembalap muda berbakat yang baru berusia 16 tahun, dipastikan akan berkompetisi di ajang bergengsi FIM Moto3 Junior World Championship 2026.
Berdasarkan rilis resmi dari FIM, nama Kiandra telah masuk dalam daftar pembalap tetap sementara untuk musim kompetisi yang akan dimulai pada 24 Mei mendatang. Memperkuat tim Honda Asia-Dream Racing Junior, pembalap asal DI Yogyakarta ini akan bersaing ketat dengan 29 pembalap terpilih dari seluruh dunia.
Wakil Tunggal Indonesia
Kiandra mencatatkan diri sebagai satu-satunya wakil Indonesia di ajang ini. Di tingkat Asia, ia menjadi bagian dari kelompok elit yang hanya terdiri dari lima pembalap, bergabung dengan wakil dari Jepang, Thailand, dan Kirgizstan.
Kejuaraan ini merupakan batu loncatan krusial bagi para pembalap muda untuk menembus kelas Moto3 dalam ekosistem MotoGP. Keikutsertaan Kiandra diharapkan dapat menyusul kesuksesan rekan senegaranya, Veda Ega Pratama, yang sudah lebih dulu dipastikan berlaga di Moto3 mulai musim 2026.
Rekam Jejak Prestasi yang Menjanjikan
Meski masih sangat muda, Kiandra telah menunjukkan taringnya di sirkuit Eropa sepanjang tahun 2025:
Selengkapnya