Jadi Pahlawan Juara Piala Liga Inggris, Nico O'Reilly Bikin Pep Guardiola Terkejut

Jadi Pahlawan Juara Piala Liga Inggris, Nico O'Reilly Bikin Pep Guardiola Terkejut
Jadi Pahlawan Juara Piala Liga Inggris, Nico O'Reilly Bikin Pep Guardiola Terkejut

 Tidak banyak pemain muda yang bisa langsung mendapat pujian terbuka dari pelatih sekelas Pep Guardiola. Namun itulah yang terjadi pada Nico O'Reilly setelah penampilan luar biasanya bersama Manchester City musim ini.

Musim 2024/25 bisa dibilang menjadi musim terobosan bagi O’Reilly. Namun di musim 2025/26, perkembangannya semakin tidak terbendung. Gelandang muda asal Inggris itu kini berubah status dari pemain pelapis menjadi salah satu sosok penting dalam skuad City.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen yang membuat namanya semakin melambung terjadi di final Piala Liga Inggris (Carabao Cup) di Wembley Stadium saat melawan Arsenal. Hanya sehari setelah ulang tahunnya yang ke-21, O’Reilly mencetak dua gol melalui sundulan dan memastikan kemenangan 2-0 Manchester City. Dua gol tersebut menjadi penentu gelar dan membuat banyak pihak mulai menaruh perhatian pada pemain muda ini.

Padahal, Manchester City sebenarnya sudah mengenal bakat dan fleksibilitas O’Reilly sejak lama. Ia bisa bermain di beberapa posisi, mulai dari gelandang bertahan, gelandang serang, hingga membantu lini depan saat duel udara. Namun perkembangan pesatnya musim ini ternyata tetap membuat Guardiola terkejut.

Pemain Manchester City rayakan gol

Guardiola mengatakan bahwa O’Reilly mulai mendapat kesempatan bermain saat Rodri mengalami cedera dan langsung menunjukkan performa yang sangat mengesankan. Saat melawan Newcastle United, O’Reilly dimainkan sebagai gelandang bertahan dan tampil solid. Ia juga bisa bermain sebagai gelandang serang yang merupakan posisi alaminya, dan hampir selalu hadir saat menerima umpan silang.

Guardiola juga menilai O’Reilly sangat kuat dalam duel udara di lini serang, meski masih perlu meningkatkan kemampuan bertahannya. Meski begitu, pelatih asal Spanyol tersebut mengakui bahwa performa O’Reilly musim ini benar-benar di luar dugaan.

Menurut Guardiola, sejauh ini O’Reilly menjadi kejutan bahkan bagi dirinya sendiri dan musim yang dijalani sang pemain bisa disebut luar biasa.

Performa O’Reilly ini menjadi sinyal bahwa Manchester City kembali menemukan bintang masa depan. Jika konsisten, bukan tidak mungkin ia akan menjadi bagian penting dari era baru City dalam beberapa tahun ke depan.

Jalannya Pertandingan

Final Piala Liga Inggris berlangsung dengan tempo tinggi sejak awal pertandingan. Arsenal langsung mengambil inisiatif serangan pada 15 menit pertama dan hampir membuka keunggulan pada menit ketujuh. Namun kiper City, James Trafford, tampil gemilang dengan menggagalkan tembakan jarak dekat Kai Havertz sebelum menepis bola rebound dari Bukayo Saka.

Manchester City sempat membalas ancaman pada menit ke 20 melalui Erling Haaland, tetapi peluang tersebut belum membuahkan hasil. Hingga babak pertama berakhir, skor masih imbang tanpa gol.

Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan lebih hati hati, namun City berhasil memecah kebuntuan pada menit ke 60. Berawal dari umpan silang Rayan Cherki yang gagal diantisipasi kiper Arsenal Kepa Arrizabalaga, bola liar langsung disambar sundulan Nico O’Reilly untuk membawa City unggul 1-0.

Hanya berselang empat menit, O’Reilly kembali mencetak gol lewat sundulan setelah menerima umpan silang dari Matheus Nunes. Gol tersebut membuat City unggul 2-0.

Arsenal sempat memiliki peluang untuk memperkecil ketertinggalan pada menit ke 78 melalui Riccardo Calafiori, namun bola hasil tembakannya hanya membentur tiang gawang. Hingga peluit akhir berbunyi, skor 2-0 untuk kemenangan Manchester City tetap bertahan dan memastikan mereka mengangkat trofi Piala Liga Inggris.

Susunan Pemain

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Arsenal: Kepa Arrizabalaga; Ben White, William Saliba, Gabriel Magalhaes, Piero Hincapie; Martin Zubimendi, Declan Rice; Bukayo Saka, Kai Havertz, Leandro Trossard; Viktor Gyokeres

Manchester City: James Trafford; Matheus Nunes, Abdukodir Khusanov, Nathan Ake, Nico O’Reilly; Rodri; Antoine Semenyo, Rayan Cherki, Bernardo Silva, Jeremy Doku; Erling Haaland