Pengamanan Lebaran Diperluas, Mulai dari Tempat Wisata hingga Ziarah

Pengamanan Lebaran Diperluas
Pengamanan Lebaran Diperluas

Saat ini pemerintah memperluas cakupan pengamanan selama periode Lebaran tahun ini. Tidak hanya terfokus pada jalur mudik dan pusat perbelanjaan, pengamanan juga diperketat di berbagai destinasi wisata hingga lokasi ziarah yang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung.

Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya mobilitas masyarakat saat libur Idulfitri. Tradisi mudik yang diikuti dengan kegiatan rekreasi dan ziarah keluarga membuat titik keramaian menjadi lebih tersebar dibanding tahun-tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengamanan Lebaran Diperluas

Seperti yang dilakukan Polda Sumatera Selatan memperluas cakupan pengamanan melalui Operasi Ketupat Musi 2026. Tidak hanya fokus pada jalur mudik, pengamanan kini menyasar lokasi wisata, tempat ziarah, kawasan perairan, hingga permukiman yang ditinggal pemudik.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh aktivitas masyarakat pasca-Idul Fitri berjalan aman dan tertib. Sejumlah wilayah seperti Musi Rawas, Ogan Ilir, Pagar Alam, hingga Palembang menjadi fokus pengamanan oleh jajaran kepolisian.

Di Musi Rawas, aparat mengawal ketat dua destinasi wisata populer, yakni Danau Aur dan Samani Hill yang dipadati pengunjung. Petugas juga aktif mengingatkan orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di area yang berdekatan dengan air.

Sementara itu di Ogan Ilir, pengamanan dipusatkan di TPU Talang Peramuan yang ramai didatangi peziarah. Polisi mengatur arus kendaraan dan parkir guna mencegah kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi.

Pengawasan juga dilakukan di sektor transportasi air, termasuk pangkalan speedboat. Petugas memberikan peringatan kepada operator untuk mematuhi batas kapasitas penumpang serta menghindari manuver berisiko demi keselamatan pengguna jasa.

Di wilayah Pagar Alam, aparat mengamankan kawasan wisata Gunung Dempo yang mengalami peningkatan jumlah wisatawan. Selain itu, sejumlah titik lalu lintas utama turut dijaga untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas.

Berbeda dengan wilayah wisata, patroli di Palembang difokuskan pada kawasan perumahan yang ditinggal mudik. Polisi melakukan penyisiran rutin guna mencegah tindak kriminal seperti pencurian rumah kosong.

Kapolda Sumsel, Sandi Nugroho, menegaskan bahwa pengamanan setelah Lebaran tidak terbatas pada arus mudik saja. Seluruh aktivitas masyarakat, termasuk wisata dan ziarah, menjadi perhatian utama aparat.

“Pengamanan tidak hanya di jalur mudik. Wisata, ziarah, hingga permukiman kosong juga menjadi prioritas kami,” tegas Kapolda.

Kapolda Sumatera Selatan Sandi Nugroho

Kapolda Sumatera Selatan Sandi Nugroho

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal senada disampaikan Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, yang memastikan kehadiran personel di berbagai titik keramaian. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat 110 jika membutuhkan bantuan kepolisian.

Melalui langkah ini, Polda Sumsel berupaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif hingga masa arus balik Lebaran berakhir. Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada, menjaga barang berharga, serta mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di ruang publik maupun perairan.