Libur Lebaran, Kuota Wisata Gunung Bromo Ditambah 1.000 Pengunjung per Hari

Bromo, Libur Lebaran, Kuota Wisata Gunung Bromo Ditambah 1.000 Pengunjung per Hari

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) resmi menambah kuota kunjungan wisata harian ke Gunung Bromo sebanyak 1.000 orang selama periode libur Lebaran 2026.

Kebijakan ini diambil guna mengantisipasi lonjakan wisatawan yang selalu terjadi pada momen libur panjang.

Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, menjelaskan bahwa pada periode libur panjang, kapasitas harian yang dibuka ditingkatkan dari kuota normal 2.752 orang menjadi total 3.572 orang. Penambahan kuota 1.000 pengunjung berlaku mulai pukul 07.00 WIB.

Antisipasi kemacetan dan penumpukan jip wisata

Untuk memastikan akses wisata yang lancar, TNBTS telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, khususnya mencegah penumpukan jeep wisata yang menjadi moda transportasi utama pengunjung Bromo.

Sejumlah titik rawan macet telah dipetakan dan akan mendapat pengawasan ekstra dari petugas, antara lain:

  • Sunrise View Point di Simpang Dingklik
  • Pakis Bincil
  • Bukit Kedaluh
  • Watu Gedhe
  • Jemplang

Sebanyak 60 personel pengamanan gabungan disiagakan selama libur Lebaran, melibatkan tim TNBTS, kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, desa penyangga, Masyarakat Mitra Polisi Hutan (MMP), dan Masyarakat Peduli Api (MPA).

Tiket ke Bromo hanya dijual online

Harga tiket untuk wisatawan nusantara pada periode libur ditetapkan sebesar Rp 79.000, sementara wisatawan mancanegara dikenakan tarif Rp 255.000.

Bromo, Libur Lebaran, Kuota Wisata Gunung Bromo Ditambah 1.000 Pengunjung per Hari

Ilustrasi cuaca panas di Indonesia.

Pembelian tiket diterapkan sepenuhnya secara daring melalui laman resmi TNBTS bromotenggersemeru.id.

TNBTS memprediksi puncak kunjungan wisatawan akan terjadi pada Minggu (22/3) dan Senin (23/3).

Imbauan keamanan untuk wisatawan di Bromo

Endrip menegaskan pentingnya kepatuhan pengunjung terhadap semua aturan demi menjaga keamanan dan kenyamanan di kawasan wisata alam tersebut.

Ia mengimbau wisatawan untuk menghindari lokasi rawan bencana, terutama area pemantauan PVMBG di kawasan Kaldera Bromo yang populer disebut Planet Bromo.

Pengunjung yang menggunakan sepeda motor juga diminta memastikan kendaraannya dalam kondisi prima, mengingat jalur menuju lokasi banyak memiliki tanjakan dan turunan curam.

Dengan penambahan kuota serta pengamanan ekstra ini, TNBTS berharap kunjungan wisatawan selama libur Lebaran dapat berjalan lancar, aman, dan tetap nyaman.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang