Sempat Ditutup, Aktivitas Wisata di Ranu Regulo Dibuka Kembali 21 Maret 2026

Ranu Regulo, Sempat Ditutup, Aktivitas Wisata di Ranu Regulo Dibuka Kembali 21 Maret 2026

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) membuka kembali aktivitas wisata di Ranu Regulo pada Sabtu (21/3) mendatang.

Diketahui sebelumnya, Balai Besar TNBTS menutup kawasan Ranu Regulo untuk sementara karena cuaca ekstrem.

Adapun keputusan membuka kembali Ranu Regulo ini dilakukan setelah mempertimbangkan hasil koordinasi dan rapat di lingkungan internal TNBTS.

"Kawasan Ranu Regulo dibuka kembali untuk aktivitas wisata mulai 21 Maret 2026," kata Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha dilansir Antara, Rabu (18/3/2026).

Kuota pengunjung dibatasi

Pembukaan Ranu Regulo disampaikan melalui Surat Pengumuman Nomor: PG.3/T.8/TU/HMS.01.08/03/2026 yang diterbitkan per hari ini (18/3).

Melalui surat edaran itu pihak pengelola membatasi kuota kunjungan wisatawan paling banyak 500 orang dan pelayanan dimulai pukul 08.00 WIB sampai 16.00 WIB.

Khusus aktivitas kunjungan non berkemah di dalam kawasan Ranu Regulo paling maksimal dilaksanakan sampai pukul 17.00 WIB.

Sedangkan, untuk kuota berkemah dengan ketentuan dua hari satu malam sebanyak 300 orang per hari. Di mana wisatawan harus sudah berada di lokasi pada pukul 18.00 WIB.

Balai Besar TNBTS menyampaikan bahwa pengunjung yang telah melakukan pendaftaran pada periode 5-21 Maret 2026 (saat ditutup) bisa melakukan penjadwalan ulang kunjungan.

Namun, wisatawan perlu menunjukkan beberapa persyaratan, yakni bukti pendaftaran dan pembayaran ke petugas yang berada di Resort Ranupani.

Penjadwalan ulang bisa dilakukan hingga 31 Desember 2026 dan sesuai jumlah hari yang sebelumnya telah didaftarkan.

Ranu Regulo ditutup karena cuaca ekstrem

Ranu Regulo, Sempat Ditutup, Aktivitas Wisata di Ranu Regulo Dibuka Kembali 21 Maret 2026

TNBTS tutup Ranu Regulo dari aktivitas wisata imbas cuaca ekstrem mulai 8 Maret 2026. Wisatawan yang Camping di Ranu Regulo, Kamis (9/3/2023).

Sebelumnya, Balai Besar TNBTS memberlakukan penutupan kawasan Ranu Regulo dari aktivitas wisata per hari Minggu (8/3/2026) lalu.

Balai Besar TNBTS secara resmi menyampaikan penutupan Ranu Regulo melalui Surat Pengumuman Nomor: PG.1/T.8/TU/KSA.02.01/B/03/2026 bertanggal 8 Maret 2026.

Dikutip dari , Senin (9/3/2026), Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha menyampaikan penutupan Ranu Regulo adalah upaya mengantisipasi risiko yang membahayakan para wisatawan.

"Keputusan penutupan Ranu Regulo ini sebagai bentuk mengantisipasi dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kemudian, memastikan keselamatan serta kenyamanan para pengunjung di sana," kata Rudi.

Penutupan Ranu Regulo dilakukan akibat potensi terjadinya cuaca ekstrem selama Maret 2026 dan berlaku sampai batas waktu tidak ditentukan.

Kebijakan ini juga merupakan bagian tindak lanjut dan pertimbangan imbauan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait potensi cuaca ekstrem yang diakibatkan aktifnya angin Monsun Asia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang