Produk Kesehatan Asal Indonesia Tampil di Pameran Medis Dunia di Dubai

Ilustrasi masker dan sarung tangan medis.
Ilustrasi masker dan sarung tangan medis.

 Industri alat kesehatan terus berkembang pesat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan kualitas hidup. Tak hanya didominasi negara maju, sejumlah inovasi dari negara berkembang juga mulai mendapat perhatian di panggung internasional.

Salah satu momentum penting terjadi dalam ajang World Health Exhibition 2026 yang digelar di Dubai, Persatuan Emirat Arab. Pameran ini dikenal sebagai salah satu pertemuan terbesar industri kesehatan di kawasan Timur Tengah dan Afrika, yang mempertemukan produsen alat kesehatan, distributor, hingga pelaku industri dari berbagai negara. Scroll untuk info lengkapnya, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam ajang tersebut, inovasi produk kesehatan asal Indonesia, MagicPower, turut diperkenalkan kepada pasar global. Kehadiran brand ini menjadi salah satu contoh bagaimana produk kesehatan lokal mulai mencoba menembus pasar internasional melalui forum industri berskala besar.

Dalam klasifikasi industri kesehatan, MagicPower masuk dalam kategori medical devices atau alat kesehatan. Kategori ini mencakup berbagai produk yang umum digunakan dalam sektor kesehatan, seperti kondom, pelumas, masker medis, plester luka, hingga sarung tangan latex. Produk dalam kategori ini biasanya harus mengikuti standar regulasi yang cukup ketat sebelum dapat dipasarkan di berbagai negara.

General Manager MagicPower, Terence Bouman, mengatakan bahwa partisipasi dalam pameran internasional menjadi kesempatan penting untuk memperluas jejaring sekaligus melihat potensi pasar baru.

“Partisipasi kami di WHX Dubai menjadi momentum strategis untuk memperluas jejaring internasional dan membuka peluang distribusi di pasar baru. Dukungan dari Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Dubai dan Kedutaan Besar Republik Indonesia sangat berarti bagi langkah ekspansi global kami. Kami melihat potensi besar di kawasan ini dan berkomitmen meningkatkan kontribusi terhadap devisa negara melalui pertumbuhan ekspor produk MagicPower dari Indonesia,” ujar Terence dalam keterangannya, dikutip Senin 16 Maret 2026. 

Selama pameran berlangsung, sejumlah pertemuan bisnis juga dilakukan dengan calon distributor dari berbagai negara. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk menjajaki kerja sama distribusi di pasar internasional, terutama di kawasan Timur Tengah dan Afrika yang tengah mengalami pertumbuhan industri kesehatan cukup pesat.

Dukungan terhadap promosi produk Indonesia juga datang dari Indonesian Trade Promotion Center Dubai yang aktif mendorong pelaku usaha nasional memanfaatkan pameran global sebagai pintu masuk ekspor.

Kepala ITPC Dubai, Widy Haryono, menyebut pameran internasional memiliki peran penting dalam membuka akses pasar baru bagi produk Indonesia.

“Pameran internasional menjadi sarana untuk memperluas jaringan bisnis dan meningkatkan ekspor. Kehadiran MagicPower menunjukkan potensi produk alat kesehatan Indonesia untuk bersaing di pasar global. Pada 2025, ekspor kategori produk serupa MagicPower ke Persatuan Emirat Arab tercatat mencapai USD 74,4 ribu atau meningkat 48,73 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” jelas Widy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal serupa juga disampaikan oleh Judha Nugraha. Menurutnya, partisipasi perusahaan Indonesia dalam pameran internasional menjadi bagian dari upaya memperkuat diplomasi ekonomi sekaligus memperluas kerja sama perdagangan dengan negara mitra.

“Kehadiran perusahaan Indonesia di Dubai merupakan bagian dari penguatan diplomasi ekonomi. KBRI Abu Dhabi terus mendukung pelaku usaha Indonesia untuk memperluas akses pasar serta memperkuat kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Persatuan Emirat Arab,” kata Judha.