Bikin Dunia Melirik! Atlet Kriket Indonesia Agus Priandana Pecahkan Rekor Guinness World Records
Nama atlet kriket Indonesia, Gede Agus Priandana, kini resmi tercatat dalam sejarah olahraga dunia. Atlet asal Bali tersebut menerima sertifikat Guinness World Records (GWR) setelah mencatatkan prestasi luar biasa dengan meraih lima wicket dalam satu over pada ajang Twenty20 International (T20I) 2025 yang digelar di Bali.
Prestasi tersebut tidak hanya membanggakan bagi Agus secara pribadi, tetapi juga menjadi pencapaian penting bagi perkembangan kriket Indonesia di kancah internasional.
Guinness World Records memberikan dua pengakuan sekaligus atas pencapaian tersebut. Pertama untuk kategori Most wickets taken in an over in a T20 International (male) dan kedua untuk Most wickets taken in a single over in a professional cricket match.
Sekretaris Jenderal Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Albert W. Aridan Tangkudung menyampaikan bahwa sertifikat resmi dari Guinness World Records telah diterima oleh organisasi tersebut.
"Mewakili Persatuan Cricket Indonesia, saya dengan senang dan bahagia menyampaikan bahwa sertifikat resmi Guinness World Records untuk rekor wicket terbanyak dalam satu over di ajang T20 International telah resmi diterima oleh PCI. Pencapaian ini adalah hasil kerja keras dan kerja sama semua pihak yang terlibat," kata Albert seperti dikutip dari unggahan GWR Indonesia, Jumat 13 Maret 2026.
Perjalanan Agus Priandana di Dunia Kriket
Bagi Agus Priandana, pencapaian ini menjadi momen yang sangat membanggakan dalam perjalanan kariernya sebagai atlet. Pria kelahiran Tegak, Klungkung, Bali, 3 Oktober 1997 itu telah menekuni olahraga kriket sejak tahun 2015.
Dalam waktu kurang dari satu dekade, Agus berhasil berkembang menjadi salah satu pemain penting di tim nasional kriket Indonesia. Konsistensi latihan dan pengalaman bertanding di level internasional membawanya pada pencapaian yang kini diakui dunia.
Rekor lima wicket dalam satu over sendiri merupakan sesuatu yang sangat jarang terjadi dalam pertandingan kriket profesional, sehingga pencapaian tersebut langsung menarik perhatian komunitas kriket global.
Prestasi Agus juga menambah daftar atlet kriket Indonesia yang berhasil mencatatkan namanya dalam Guinness World Records.
Sebelumnya, pada 24 April 2024, atlet kriket putri Indonesia Rohmalia juga berhasil mencetak sejarah. Dalam pertandingan T20 International putri, ia mencatatkan tujuh wicket tanpa kebobolan run.
Catatan luar biasa tersebut membuat Rohmalia menjadi atlet kriket Indonesia pertama yang memperoleh pengakuan resmi dari Guinness World Records.
Selain prestasi individu para atletnya, perkembangan kriket Indonesia juga terlihat dari semakin aktifnya tim nasional di kompetisi internasional.
Persatuan Cricket Indonesia mencatat bahwa sepanjang tahun kalender 2025, tim nasional kriket putra Indonesia memainkan 45 pertandingan resmi Men’s T20I. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak dalam satu tahun kalender.
Data tersebut merujuk pada tabel statistik yang dirilis oleh ESPNcricinfo melalui laman Statsguru dengan parameter “By year of match start”.
Dalam daftar tersebut, Indonesia berada di posisi teratas dengan 45 pertandingan pada 2025. Di bawahnya terdapat Rwanda dengan 42 pertandingan pada 2023, Bahrain dengan 41 pertandingan pada 2025, India dengan 40 pertandingan pada 2022, serta Austria dengan 36 pertandingan pada 2025. Sementara itu, Pakistan tercatat memainkan 34 pertandingan pada 2025. ]
Aktivitas tim nasional kriket Indonesia semakin padat di level internasional. Dalam daftar yang sama, Indonesia berada di atas Rwanda dengan 42 pertandingan pada 2023, Bahrain dengan 41 pertandingan pada 2025, India dengan 40 pertandingan pada 2022, serta Austria dengan 36 pertandingan pada 2025.