Israel Serang Depot Minyak Iran, Teheran Membara dan Iran Langsung Balas Serang Haifa

Israel Serang Depot Minyak Iran
Israel Serang Depot Minyak Iran

 Ledakan keras mengguncang Teheran dan kota Karaj pada Sabtu malam waktu setempat setelah serangan udara Israel menghantam sejumlah fasilitas penyimpanan bahan bakar di Iran. Kobaran api besar terlihat membumbung tinggi ke langit malam, sementara asap hitam pekat menyelimuti sebagian wilayah ibu kota. Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan bola api raksasa muncul dari area depot minyak yang menjadi sasaran serangan.

Serangan tersebut memicu kobaran api besar yang menjulang tinggi ke langit malam. Rekaman video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan bola api raksasa disertai kepulan asap hitam pekat yang terlihat dari berbagai penjuru kota.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Militer Israel mengonfirmasi bahwa mereka menargetkan sejumlah fasilitas energi yang disebut digunakan oleh militer Iran untuk mendukung operasional infrastruktur pertahanan.

Depot minyak dan fasilitas energi jadi sasaran

Beberapa fasilitas penyimpanan minyak di Provinsi Teheran dan Alborz dilaporkan terkena serangan. Salah satu lokasi yang terdampak berada di Karaj, kota yang terletak di sebelah barat Teheran.

Selain itu, kawasan Shahe Rey yang dikenal sebagai lokasi kilang minyak utama Teheran juga disebut menjadi salah satu target. Depot minyak Shahran di bagian barat laut ibu kota Iran turut terkena serangan, menghasilkan kepulan asap gelap yang terlihat jelas di langit kota.

Sumber dari Kementerian Perminyakan Iran yang dikutip Times of India menyebutkan bahwa sedikitnya tiga depot bahan bakar di wilayah barat Teheran, termasuk kawasan Kuhak dan Shahran, menjadi sasaran jet tempur Israel.

Meski demikian, pemerintah Iran menegaskan pasokan energi nasional tetap aman. Pihak kementerian mengatakan tim pemadam kebakaran dan petugas darurat langsung dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api.

Menurut mereka, langkah antisipasi sebelumnya telah dilakukan untuk mencegah gangguan terhadap distribusi bahan bakar.

Israel sebut serangan bagian dari strategi militer

Militer Israel menyatakan bahwa depot bahan bakar tersebut memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas militer Iran. Dalam pernyataannya, Israel menuduh fasilitas tersebut digunakan untuk memasok bahan bakar bagi berbagai infrastruktur militer Iran. Serangan ini disebut sebagai bagian dari upaya untuk melemahkan kemampuan militer pemerintah Iran.

Selain fasilitas energi, militer Israel juga mengklaim telah menyerang dua lokasi utama pengembangan rudal balistik Iran, yang disebut sebagai pusat penting dalam program persenjataan negara tersebut.

Iran balas serangan ke wilayah Israel

Tak lama setelah serangan di Teheran, Iran melancarkan serangan balasan. Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC mengumumkan telah menembakkan rudal ke wilayah Israel.

Media Iran melaporkan bahwa rudal Khyber-Shakan milik IRGC menghantam fasilitas energi di kota Haifa. Serangan balasan tersebut semakin meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah yang sudah memanas sejak beberapa pekan terakhir.

Ketegangan meningkat tajam sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan besar ke sejumlah target di Iran pada akhir Februari.

Sejak saat itu, aksi saling serang terus terjadi dan melibatkan berbagai target strategis, mulai dari fasilitas militer, pangkalan militer, hingga infrastruktur energi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Iran juga dilaporkan melancarkan serangan terhadap sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat, fasilitas diplomatik, serta beberapa kota di Israel. Situasi ini memicu kekhawatiran dunia internasional bahwa konflik dapat berkembang menjadi perang regional yang lebih luas di Timur Tengah.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahkan menyatakan bahwa operasi militer terhadap Iran belum akan berhenti dalam waktu dekat. Ia menegaskan Israel memiliki rencana lanjutan dalam konflik tersebut dan menyebut bahwa fase berikutnya akan membawa “kejutan” baru dalam strategi militer mereka.