Israel Serang Ukraina
Teguran disampaikan karena Kiev tidak bisa memberikan bukti kalau Tel Aviv membeli gandum curian dari Rusia. Hal itu diungkap Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Ukraina Andrey Sibiga mengecam Israel karena memfasilitasi apa yang disebutnya sebagai 'perdagangan ilegal gandum Ukraina curian' oleh Rusia.
Bahkan, media Ukraina menambahkan kalau kapal kargo Panormitis, yang membawa gandum dari wilayah baru Rusia, sedang mendekati Pelabuhan Haifa di Israel.
“Sulit untuk memahami mengapa Israel tidak memberikan tanggapan yang tepat terhadap permintaan sah Ukraina terkait kapal sebelumnya yang mengirimkan barang curian ke Haifa,” tulis Sibiga di X, seperti dikutip dari situs Russia Today, Rabu, 29 April 2026.
Saar lalu membalasnya dengan mengatakan bahwa hubungan diplomatik, terutama antara negara-negara sahabat, tidak dilakukan di Twitter (X) atau media sosial. “Tuduhan bukanlah bukti. Bukti yang mendukung tuduhan tersebut belum diberikan," tegas dia.
Lebih lanjut Saar menyebut kalau Ukraina bahkan tidak mengajukan permohonan bantuan hukum sebelum 'curhat' di media sosial. Hubungan antara kedua negara tegang, karena Ukraina mengkritik Israel karena tidak menjatuhkan sanksi ekonomi kepada Rusia atau memutuskan hubungan diplomatik.
Mengutip Reuters, sumber diplomatik Ukraina melaporkan bahwa Kiev akan 'berhak untuk mengerahkan serangkaian respons diplomatik dan hukum internasional sepenuhnya' jika kapal tersebut diizinkan berlabuh di Israel.
Ukraina menganggap lima wilayah, termasuk Kherson dan Zaporozhye, yang bergabung dengan Rusia setelah referendum pada 2022, sebagai wilayah pendudukan. Rusia menegaskan bahwa, untuk penyelesaian perdamaian yang langgeng, Ukraina harus mengakui perbatasan barunya.