Awal Mula Vidi Aldiano Kena Kanker hingga Operasi Angkat Ginjal

Vidi Aldiano
Vidi Aldiano

 Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Indonesia setelah musisi populer Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026. Kepergian penyanyi yang dikenal lewat berbagai lagu hits itu terjadi di tengah bulan suci Ramadan, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya.

Suami dari aktris Sheila Dara Aisha tersebut selama beberapa tahun terakhir diketahui berjuang melawan kanker ginjal. Perjalanan panjangnya menghadapi penyakit serius itu sempat ia ceritakan secara terbuka ketika menjadi bintang tamu dalam video YouTube milik Deddy Corbuzier. Scroll lebih lanjut yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam perbincangan tersebut, Vidi mengungkap bahwa dirinya pertama kali didiagnosis mengidap kanker ginjal pada tahun 2019. Kondisi itu membuatnya harus menjalani tindakan medis serius di luar negeri.

"Kan gua pertama kali kena kanker kan 2019 sebenarnya. Yang gua operasi di Singapura. Gue itu kidney cancer (kanker ginjal) stadium tiga waktu itu 2019," kata Vidi Aldiano, dikutip Minggu 8 Maret 2026.

Setelah diagnosis tersebut, Vidi menjalani operasi besar di Singapura. Tindakan medis itu mengharuskannya kehilangan salah satu ginjalnya.

"Di mana akhirnya harus diangkat ginjal kiri gua. Sempat hiatus gak bisa kerja segala macam," tambahnya.

Operasi tersebut membuat Vidi harus beristirahat dari aktivitas panggung dan pekerjaan di dunia hiburan untuk sementara waktu. Ia juga menjalani proses pemulihan yang cukup panjang setelah pengangkatan ginjal kiri.

Tak hanya itu, jenis kanker yang dideritanya juga sempat diteliti lebih lanjut oleh tim dokter. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kanker tersebut tergolong cukup agresif. Karena itu, dokter menyarankan agar Vidi melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala setiap enam bulan sekali.

"Pengobatan Singapura, operasi. Ginjal kiri gue hilang, jadi sekarang tinggal solo karier nih ginjal kanan gua," kata Vidi. 

"Si kanker gua ini diteliti kan, kanker tipe apa. Dan ternyata lumayan ganas tipenya. Jadi si dokter Singapura ini bilang, 'kamu harus rutin check up ya setiap enam bulan'," tambahnya.

Pada tahun 2020, pemeriksaan rutin sempat mengalami kendala akibat pandemi COVID-19 yang membatasi perjalanan internasional. Akibatnya, Vidi tidak dapat kembali ke Singapura untuk kontrol dan akhirnya melakukan pemeriksaan kesehatan di Jakarta. Meski demikian, sepanjang tahun tersebut kondisinya masih dinyatakan stabil.

Namun pada 2021, hasil pemeriksaan lanjutan menunjukkan bahwa kanker kembali muncul di area yang sama.

"2021 ini akhirnya gue cek lagi, gua Pet Scan ditemukan ada lagi di tempat yang sama. Di bantalan ginjal gua, gua gak tahu istilah kedokterannya apa," kata Vidi.

Sejak saat itu, Vidi menjalani berbagai perawatan lanjutan, termasuk kemoterapi secara rutin. Perjuangan tersebut semakin berat ketika pada awal 2022 diketahui bahwa sel kanker telah menyebar ke bagian tubuh lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski menghadapi kondisi yang tidak mudah, Vidi tetap menunjukkan semangat untuk menjalani pengobatan dan melanjutkan kehidupannya.

"2022 awal nyebar kankernya. Sekarang kondisinya lagi ada penyebaran. Tiga tahun sampai tahun ini, gua merasa hidup dengan kanker ini, dan gua udah mulai bisa hidup bersama," ucapnya.