Selebgram Emy Aghnia Minta Maaf Setelah Pakai Video Sakit Vidi Aldiano Buat Promosi Produk

Emy Aghnia
Emy Aghnia

 Media sosial kembali dihebohkan oleh kontroversi yang melibatkan selebgram Emy Aghnia atau Aghnia Punjabi. Ia menuai sorotan tajam publik setelah mengunggah konten yang memanfaatkan cuplikan video penyanyi Vidi Aldiano yang tengah membagikan kisah perjuangannya melawan penyakit serius.

Dalam unggahan tersebut, Aghnia menampilkan potongan video yang berisi refleksi mendalam dari Vidi tentang kehidupan dan kesehatan. Scroll lebih lanjut yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Gue kira harta dunia itu yang bikin gue happy. Ternyata nggak. Punya properti sekian, harta sekian, saat elu dapat penyakit paling ganas di hidup gue. Nggak ada gunanya," kata Vidi Aldiano di video itu.

Konten tersebut kemudian direspons secara emosional oleh Emy Aghnia. Ia mengaku merasa tersentuh dan mengaitkan pengalaman Vidi dengan perjalanan hidupnya sendiri. 

"Itu tuh jadi kayak mirroring di aku sendiri gitu loh. Kayak aku tuh ngejar harta banget dari tahun 2013," ungkapnya.

Namun, yang memicu kontroversi adalah ketika narasi empati tersebut berlanjut ke promosi produk. Aghnia menyisipkan pesan tentang pentingnya mencintai diri sendiri, yang kemudian dihubungkan dengan produk yang ia tawarkan. 

"Kamu butuh lebih dicintai, kamu butuh dicintai oleh siapa? Oleh diri sendiri. Sekarang aku mulai kayak beli... (Mulai jualan produk)," ucapnya dalam konten tersebut.

Tindakan Aghnia itu langsung menuai kritik dari netizen. Banyak yang menilai tindakan mencampurkan kisah perjuangan seseorang dengan kepentingan komersial sebagai sesuatu yang tidak etis dan tidak sensitif terhadap situasi yang diangkat.

Gelombang kecaman yang terus berdatangan akhirnya membuat Aghnia mengambil langkah cepat. Ia menghapus konten yang dimaksud dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui Instagram Story.

"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas konten yang saya unggah," tulisnya, dikutip Selasa 17 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Aghnia juga mengakui kekeliruannya dalam mengaitkan unsur promosi dengan konteks yang sensitif. 

"Penyampaian saya, terutama dengan adanya penyebutan nama brand dalam konteks tersebut, adalah sesuatu yang tidak tepat," imbuhnya.