Tren Fashion 2026, Begini Model Tas yang Paling Disukai Gen Z

Tas kesukaan Gen Z
Tas kesukaan Gen Z

 Perkembangan tren fesyen global terus mengalami perubahan seiring dengan pergeseran selera generasi muda. Memasuki tahun 2026, preferensi gaya dari generasi Z atau Gen Z kembali menjadi sorotan dalam dunia mode, terutama dalam pemilihan aksesori seperti tas. 

Generasi yang dikenal dinamis dan praktis ini ternyata memiliki kecenderungan khusus dalam memilih tas yang tidak hanya modis, tetapi juga fungsional. Scroll lebih lanjut yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gen Z cenderung memilih tas yang memiliki fungsi jelas dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Bagi mereka, tas bukan sekadar pelengkap penampilan, melainkan juga harus praktis digunakan.

“Mereka lebih suka tas yang functional, yang slouchy textured bag. Menurut kami mereka akan lebih suka shoulder bag kan, tapi ternyata di sini crossbody tetap paling works,” jelas Rachmayari Helmi Putri, Marketing Manager Kate Spade, Rachmayari Helmi Putri, saat ditemui di Jakarta, Kamis 5 Maret 2026.

Model tas crossbody memang dinilai paling sesuai dengan gaya hidup Gen Z yang aktif dan mobilitas tinggi. Desain yang memungkinkan tas dikenakan menyilang di tubuh membuat pengguna lebih leluasa bergerak tanpa harus terus memegang atau menyesuaikan posisi tas. 

Selain itu, model ini juga dinilai lebih aman dan nyaman digunakan dalam berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, kuliah, hingga bepergian.

Meski demikian, tas shoulder bag tetap memiliki tempat tersendiri di kalangan Gen Z, terutama dengan ukuran yang lebih kecil dan minimalis. Model ini dianggap mampu memberikan sentuhan gaya yang lebih stylish tanpa terlihat terlalu formal.

“Terus juga shoulder bag ya tapi yang ukurannya agak kecil,” katanya lagi.

Selain model, pilihan warna juga menjadi faktor penting dalam tren tas yang diminati generasi muda. Menariknya, Gen Z justru lebih menyukai warna-warna netral yang mudah dipadukan dengan berbagai gaya berpakaian. Namun, mereka tetap menginginkan adanya sentuhan detail yang membuat tas terlihat unik.

“Gen Z juga suka kayak warna netral, suka yang kayak ada sentuhan kecilnya. Mereka kayaknya lebih suka detail,” jelas Rachmayari.

Hal tersebut terlihat dari berbagai koleksi tas terbaru Kate Spade yang mulai mengeksplorasi kombinasi warna lembut dengan detail tekstur yang menarik. Palet warna seperti krem, hitam klasik, hingga nuansa pastel lembut semakin banyak digunakan karena dianggap fleksibel untuk berbagai kesempatan.

Di sisi lain, eksplorasi material juga menjadi bagian penting dalam tren tas 2026. Tekstur seperti leather bertekstur, snake embossed, hingga finishing pleated atau woven memberikan dimensi visual yang lebih kaya tanpa harus menggunakan warna mencolok.

Desain tas dengan siluet slouchy atau tampilan yang sedikit jatuh dan santai juga semakin populer. Gaya ini memberikan kesan effortless namun tetap stylish, yang sangat sejalan dengan karakter Gen Z yang menyukai gaya kasual tetapi tetap fashionable.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tren ini menunjukkan bahwa generasi muda kini semakin selektif dalam memilih produk fesyen. Mereka tidak hanya mempertimbangkan tampilan, tetapi juga fungsi, kenyamanan, serta detail desain yang memberikan karakter tersendiri pada setiap item yang digunakan. 

Dengan kombinasi model praktis, warna netral, dan eksplorasi tekstur yang menarik, tas diprediksi tetap menjadi salah satu aksesori penting dalam tren fesyen sepanjang 2026.