Tas Anyaman dan Warna Pastel Diprediksi Jadi Tren Fashion Musim Panas 2026
Tren fashion musim panas 2026 mulai mengarah pada gaya yang lebih santai, ringan, tetapi tetap terlihat rapi dan stylish. Nuansa effortless dressing kini semakin banyak dipilih, terutama oleh generasi urban yang menginginkan tampilan praktis untuk aktivitas sehari-hari tanpa kehilangan sentuhan fashionable.
Hal tersebut terlihat dalam berbagai koleksi terbaru yang mulai mengusung material breathable, warna-warna lembut, hingga siluet tas yang fleksibel dipakai dari siang hingga malam hari. Gaya pesisir atau coastal aesthetic pun kembali menjadi inspirasi besar dalam dunia fashion tahun ini. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
Nuansa tersebut salah satunya hadir dalam peluncuran koleksi terbaru PEDRO bertajuk Summer Escape 2026: The Splash yang diperkenalkan di Café Cali, The Orient Jakarta. Koleksi ini menampilkan sederet tas dan aksesori bernuansa musim panas dengan sentuhan modern dan versatile.
Alih-alih menghadirkan tren yang terlalu eksperimental, koleksi musim ini justru menonjolkan desain yang lebih wearable untuk penggunaan sehari-hari. Warna-warna pastel seperti kuning muda, biru, hijau, ungu, hingga beige menjadi dominasi utama, berpadu dengan detail anyaman dan tekstur natural yang memberi kesan santai namun tetap elegan.
Salah satu item yang cukup mencuri perhatian adalah Demi Bag yang kembali hadir dengan sentuhan baru melalui material grano leather bertekstur pebble khas brand tersebut. Detail top handle anyaman dan decorative beads membuat tampilannya terasa playful tanpa kehilangan kesan dewasa.
Menurut Senior Division Head PEDRO Indonesia, Meilisa Jusuf, koleksi musim panas kali ini tidak hanya berbicara soal tren sesaat, tetapi juga bagaimana produk tetap relevan digunakan dalam jangka panjang.
“Bagi PEDRO, koleksi musim panas bukan sekadar tren warna musiman, melainkan tentang bagaimana sebuah produk tetap elevated dan dapat digunakan dalam jangka panjang. Koleksi ini merepresentasikan semangat kegembiraan, di mana setiap individu bebas mengekspresikan gaya sesuai persona masing-masing,” ujar Meilisa Jusuf dalam keterangannya, dikutip Selasa 12 Mei 2026.
Selain warna pastel, detail anyaman juga menjadi elemen penting yang semakin sering muncul dalam tren fashion global beberapa musim terakhir. Material woven dan motif lattice kini banyak dipilih karena memberikan kesan ringan sekaligus cocok dipadukan dengan berbagai gaya, mulai dari casual look hingga resort wear.
Fenomena ini menunjukkan bahwa konsumen fashion saat ini mulai lebih selektif dalam memilih item. Banyak orang tidak lagi hanya mengejar tren cepat, tetapi juga mempertimbangkan fleksibilitas dan kenyamanan produk untuk dipakai dalam berbagai suasana.
Konsep fashion yang menyatu dengan lifestyle juga semakin terasa dalam berbagai presentasi koleksi mode terkini. Tidak hanya menampilkan pakaian atau aksesori, brand kini lebih sering menghadirkan pengalaman visual dan atmosfer yang menggambarkan cara hidup tertentu.
Dalam acara tersebut, sejumlah figur publik dan fashion enthusiast seperti Sarah Tumiwa, Alicia Serena, hingga Michael Chanz turut hadir dengan gaya personal mereka masing-masing.
Di tengah cepatnya perputaran tren fashion digital, pendekatan gaya yang timeless dan mudah dipakai tampaknya kembali menjadi pilihan utama. Sentuhan warna lembut, material nyaman, dan desain versatile kini justru dianggap lebih relevan untuk gaya hidup modern yang dinamis.
“Kami hadir untuk menemani setiap individu dalam jangka panjang, menyatukan desain yang timeless dengan kenyamanan yang autentik,” tambah Meilisa Jusuf.