Modifikasi Tangki BBM Mobil Aman atau Tidak? Ini Penjelasan Pakar

bensin, tangki bensin, modifikasi tangki bbm, modifikasi tangki bbm mobil, Modifikasi Tangki BBM Mobil Aman atau Tidak? Ini Penjelasan Pakar

Memodifikasi tangki bahan bakar mobil memang bisa dilakukan bagi pemilik kendaraan yang ingin meningkatkan kapasitas tampung bahan bakar minyak (BBM).

Namun, pakar menegaskan bahwa proses ini tidak sesederhana mengganti komponen biasa karena tangki BBM terhubung langsung dengan struktur bodi, sistem bahan bakar elektronik, serta standar keselamatan kendaraan.

Kesalahan pemasangan atau penggunaan material yang tidak sesuai dapat memicu berbagai risiko.

Pakar otomotif dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Jayan Sentanuhady mengatakan, secara teknis suatu mobil memungkinkan untuk dimodifikasi, seperti mengganti tangki bensin mobil dengan kapasitas yang lebih besar.

"Memungkinkan memang, tetapi tidak sederhana dan berisiko tinggi," kata Jayan kepada Kompas.com, belum lama ini.

bensin, tangki bensin, modifikasi tangki bbm, modifikasi tangki bbm mobil, Modifikasi Tangki BBM Mobil Aman atau Tidak? Ini Penjelasan Pakar

Tangki BBM pada mobil dilihat dari kolong

Ia menjelaskan, ada beberapa cara untuk mengganti tangki mobil ke kapasitas yang lebih besar, seperti:

  • Mengganti tangki bawaan (OEM) dengan tangki aftermarket berkapasitas lebih besar, yang secara fisik muat di ruang bawah bodi mobil (biasanya di SUV atau kendaraan off-road)
  • Menambah tangki tambahan (auxiliary tank) yang dihubungkan dengan tangki utama menggunakan pompa transfer
  • Modifikasi atau las ulang tangki asli, dengan menambah volume pada sisi-sisi kosong.

Meski begitu, menurutnya, tindakan ini tidak direkomendasikan untuk mobil penumpang umum.

"Tidak disarankan untuk mobil penumpang umum, karena dapat mengubah struktur bodi, mengganggu sistem bahan bakar elektronik, dan berisiko kebakaran bila tidak dilakukan sesuai standar keselamatan," katanya.

Jayan mengingatkan bahwa tidak semua tangki mobil bisa dimodifikasi. Hal itu tergantung pada desain chassis dan tata letak komponen.

"Untuk mobil ber-chassis ladder frame (misal SUV, pick-up, truk kecil) relatif lebih mudah dimodifikasi, karena ruang bawah mobil luas dan tangki terpisah dari bodi," jelas dia.

Sementara mobil unibodi/monocoque (misal sedan, hatchback, MPV, seperti Avanza, Jazz, atau Yaris), sangat sulit untuk dimodifikasi.

Sebab, tangki pada jenis mobil ini menyatu dengan struktur bodi bawah dan berdekatan dengan sistem suspensi serta pipa knalpot.

Pada mobil modern dengan sistem injeksi elektronik, juga memiliki sensor level bahan bakar return line yang harus presisi.

"Jadi, secara praktis hanya kendaraan komersial atau off-road yang kadang dimodifikasi tangkinya dan bukan mobil yang dipakai harian," lanjut dia.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang