Mengapa Sarapan Pagi Penting? Ini Penjelasan Pakar

sarapan, oatmeal, Mengapa Sarapan Pagi Penting? Ini Penjelasan Pakar

Ada banyak manfaat sarapan, bukan sekadar mengganjal perut pada pagi hari.

Ketua Umum Asosiasi Dietisien Indonesia, Fitri Hudayani menyampaikan, sarapan berperan penting untuk menjaga stamina dan kekuatan tubuh saat menjalani aktivitas harian.

Fitri menambahkan, tubuh membutuhkan asupan energi sejak pagi agar organ-organ tubuh dapat bekerja secara optimal.

“Sarapan menjadi sangat penting karena asupan energi pagi sebagai modal dalam tubuh melakukan aktivitas,” kata Fitri, dilansir dari Antara, Jumat (8/5/2026).

Menurutnya, kekurangan energi dapat membuat tubuh terasa lelah dan tidak bertenaga karena organ tubuh tidak bekerja secara maksimal.

Pentingnya sarapan pagi hari

Sebaiknya konsumsi makanan bergizi yang mudah disiapkan

sarapan, oatmeal, Mengapa Sarapan Pagi Penting? Ini Penjelasan Pakar

Sarapan bukan sekadar kenyang. Simak penjelasan ahli tentang pentingnya asupan pagi untuk stamina tubuh.

Fitri menyarankan masyarakat untuk mengonsumsi sarapan bergizi yang mudah disiapkan.

Beberapa pilihan yang direkomendasikan, antara lain oatmeal dengan buah dan susu, nasi goreng dengan telur dan irisan tomat atau mentimun, serta smoothie pisang campur susu.

Ia juga menyarankan untuk memilih makanan yang praktis, tapi tetap mengandung karbohidrat kompleks, protein, dan lemak.

Bagi orang yang sedang kelelahan, Fitri menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang mudah dicerna dalam porsi kecil pada pagi hari, lalu meningkatkan frekuensi makan secara bertahap.

Pilihan makanan yang bisa dikonsumsi misalnya smoothie pisang, yoghurt buah, roti isi telur, atau arem-arem dengan berbagai isian.

“Jika mengikuti rasa lelah, nantinya justru kekurangan energi maka tubuh akan semakin terasa lelah dan lemas,” ujarnya.

Minum kopi untuk sarapan, bolehkah?

sarapan, oatmeal, Mengapa Sarapan Pagi Penting? Ini Penjelasan Pakar

Sarapan bukan sekadar kenyang. Simak penjelasan ahli tentang pentingnya asupan pagi untuk stamina tubuh.

Selain itu, Fitri mengingatkan agar orang yang sedang kelelahan tidak terlalu banyak minum kopi. Menurutnya, kopi tidak menghasilkan energi sehingga tidak membantu mengatasi rasa lelah akibat kurang asupan makanan.

Ia juga menjelaskan bahwa kafein pada sebagian orang dapat memicu gangguan tidur, rasa cemas, jantung berdebar, dan masalah lambung. Kopi juga tidak bisa menggantikan kebutuhan istirahat yang cukup.

Untuk membantu tidur lebih nyenyak, ia menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung asam amino triptofan, seperti susu, oatmeal, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

Menurut Fitri, triptofan akan mengubah tubuh menjadi serotonin dan melatonin yang dapat membantu tubuh merasa lebih rileks dan nyaman.

Ia menyarankan makanan tersebut dikonsumsi sekitar dua hingga tiga jam sebelum tidur.

Meski begitu, Fitri menekankan bahwa makanan tersebut tidak memberikan efek instan dan tetap perlu dikonsumsi dengan pola tidur yang baik secara rutin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang